Pengendalian Hama Utama Kakao dengan Pestisida Nabati dan Agens Hayati

INOVASI PERKEBUNAN – Salah satu penyebab rendahnya produktivitas kakao di Indonesia adalah serangan organisme pengganggu tanaman. Banyak jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman kakao. Hama utama tanaman kakao di Indonesia antara lain penggerek buah kakao (Conopomorpha cramerella) dan kepik pengisap buah (Helopeltis spp.).

Continue Reading

Potensi Smartz+ untuk Mengendalikan Hama Penggerek Buah Kakao

INOVASI PERKEBUNAN – Intensifikasi penggunaan pestisida sintetis mengakibatkan berbagai dampak serius, di antaranya keseimbangan ekosistem lahan pertanian terganggu karena musuh alami hama terbunuh. Keadaan ini sewaktu-waktu dapat mengakibatkan ledakan serangan hama, sehingga petani terpaksa menggunakan pestisida dengan konsentrasi yang lebih tinggi dari rekomendasi yang diberikan.

Continue Reading

Pengembangan Kakao di Kabupaten Rembang

BERITA PERKEBUNAN – Sebanyak 8.000 bibit tanaman kakao akan dijajal untuk dikembangkan di Kabupaten Rembang mulai tahun ini. Kakao adalah tanaman yang dari bijinya bisa dihasilkan produk olahan yang dikenal sebagai cokelat. Kepala Bidang Perkebunan pada Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang Yosophat Susilo Hadi  mengungkapkan, 8.000 bibit kakao akan dikembangkan pada 10 hektare lahan […]

Continue Reading

Infotek Perkebunan Vol. 4 No. 10, 2012

Info Tek Perkebunan, Media Bahan Bakar Nabati dan Perkebunan. Diterbitkan setiap bulan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian.   DAFTAR ISI Info BBN : Teknologi Penyambungan Jarak Pagar Info Perkebunan : Strategi Peningkatan Produktivitas Kakao dengan Bahan Tanam Unggul  Info Perkebunan : Hama Tanaman Rami: Ulat Penggulung Daun […]

Continue Reading

“Automatic Detention” Ekspor Biji Kakao

WARTA PERKEBUNAN – Indonesia merupakan negara pengekspor biji kakao sebesar 750 ribu ton per tahun, urutan kedua terbesar setelah Pantai Gading 1,3 juta ton. Permintaan biji kakao dari Indonesia sangat tinggi karena karakter kimia dari coklat yang dihasilka dari biji kakao Indonesia memiliki keunggulan yang tidak dimiliki produk kakao dari negara lain yaitu tidak mudah […]

Continue Reading

Eropa Diskriminasi Kakao Indonesia

Kalangan industri pengolah kakao meminta pemerintah menegosiasikan perlakukan diskriminatif Eropa. Tindakan diskriminatif tersebut menghambat distribusi kakao olahan ke Eropa. “Eropa menerapkan bea masuk sebesar 7-9 persen untuk kakao olahan Indonesia, sementara kakao olahan dari produsen lain, seperti Pantai Gading dan Ghana, di Afrika bea masuknya 0 persen,” kata Sindra Wijaya dari BT Cocoa dalam acara […]

Continue Reading

Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Kakao

Gejolak politik dalam negeri Pantai Gading membuka peluang petani kakao Indonesia untuk meningkatkan pendapatan. Untuk itu, petani perlu meningkatkan produksi dan kualitas kakao sesuai standar nasional maupun internasional. Akhir-akhir ini banyak pengusaha industri kakao Eropa dan Amerika mulai melirik kakao Indonesia. Untuk itu, pemerintah perlu mengupayakan produksi kakao petani agar dapat memenuhi harapan pembeli dan […]

Continue Reading