Varietas Wijen Berumur Genjah Pilihan yang Tepat untuk Pola Tanam pada Lahan Sawah Sesudah Padi di Kabupaten Nganjuk

INFO PERKEBUNAN – Di Indonesia wijen dikembangkan di lahan kering musim penghujan dan di lahan sawah sesudah padi pada musim ke-marau. Luas pengembangan pada tahun 2005 mencapai 3.341 ha dengan hasil 1.475 ton dengan demikian  produktivitasnya hanya 464 kg/ha. Produktivitas tersebut tergolong sangat rendah apabila dibandingkan dengan produktivitas yang dicapai oleh petani di Cina  yang […]

Continue Reading

Ampas Kopi sebagai Bahan Baku Alternatif Biodiesel

INFO BAHAN BAKAR NABATI –Ampas kopi yang merupakan sisa padat seduhan kopi, selama ini lebih banyak merupakan limbah yang terbuang, hanya sebagian kecil saja yang sudah dimanfaatkan sebagai bahan kompos. Seperti diketahui biji kopi beras (green beans) mengandung sejumlah minyak/trigliserida, sehingga dalam ampas kopi sisa seduhan masih terkandung minyak yang cukup tinggi yaitu 11 – […]

Continue Reading

Kutu Perisai pada Pembibitan Karet

INFO PERKEBUNAN – Kutu tanaman yang umum menyerang tanaman karet adalah kutu putih (mealybug) dan kutu tempurung (scale insects-coccids). Pada tahun 2012, telah ditemukan pula kutu perisai (armored scale) pada pembibitan karet di Kebun Percobaan Pakuwon, Sukabumi.  Walaupun intensitas serangannya masih termasuk kategori ringan, keberadaannya perlu mendapat perhatian karena hama ini cepat berkembang biak.

Continue Reading

Efisiensi dan Efektivitas Pengadaan Air Tanah dengan Penanaman Bambu Petung di Kawasan Pengembangan Tebu

INFO PERKEBUNAN – Bambu “petung” merupakan salah satu jenis bambu yang bernilai tinggi. Saat ini harga satu batang bambu berkisar Rp 35.000,- s/d Rp 50.000,- per batang. Bambu ini bermanfaat sebagai bahan bangunan, misalnya: “usuk” dan “reng” untuk kerangka atap genting. Agar bambu petung tahan lama, setelah di belah-belah untuk “usuk” dan “reng”, bambu tersebut […]

Continue Reading

Pengendalian Penyakit Jamur Akar Putih (JAP) pada Pembibitan Karet dengan Trichoderma sp.

INFO PERKEBUNAN – Penyakit  Jamur Akar Putih (JAP) yang disebabkan oleh Rigidoporus lignosus merupakan penyakit utama pada tanaman karet. Patogen ini menyerang tanaman mulai dari persemaian, tanaman belum menghasilkan, tanaman menghasilkan  sampai tanaman yang sudah tua. Kehilangan hasil akibat  JAP mencapai 3 – 5% pada perkebunan besar dan  5 – 15% pada perkebunan rakyat.

Continue Reading

Bioetanol Generasi Kedua dari Lignoselulosa Limbah Tebu

INFO BBN – Biomassa mengandung lignoselulosa dan dapat menjadi sumber bahan bakar nabati (BBN) yang handal, yang secara bertahap dapat mengurangi kebergantungan pada bahan bakar dari fosil. BBN dari biomassa pertanian memiliki potensi yang besar untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan sebagai sumber energi terbarukan. Teknologi konversi yang canggih, diperlukan untuk memproduksi etanol dengan […]

Continue Reading

Peningkatan Produktivitas dan Rendeman Tebu Melalui Pendekatan Hubungan Source-Sink

INFO TEKNOLOGI – Peningkatan produksi gula dapat dilaksanakan dengan perluasan areal, peningkatan bobot tebu/hektar dan peningkatan rendemen. Produktivitas tanaman tebu hingga saat ini masih rendah yaitu rata-rata produktivitas tebu sekitar 95 ton/ha di lahan sawah dan 75 ton/ha di lahan tegalan, dengan kisaran rendemen gula 7,3 – 7,5%. Variasi hasil tanaman tebu merupakan interaksi antara […]

Continue Reading

Bioetanol dari Sagu

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Bioetanol dapat dibuat dari tanaman yang mengandung komponen pati. Salah satu jenis tanaman perkebunan yang potensial untuk pembuatan bioetanol, berdasarkan hasil penelitian adalah sagu. Sagu memiliki kandungan pati cukup tinggi dibandingkan palma lain. Bioetanol dihasilkan melalui proses fermentasi. Fermentasi etanol dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain jenis mikroorganisme dan substrat. Saccharomyces […]

Continue Reading

Perbandingan Pertumbuhan Tebu G1 dari Hasil Pembibitan Menggunakan Sistem Polibeg dengan Sistem Tanam Langsung di KP. Ngemplak-Pati

BERITA PERKEBUNAN -Tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan tanaman penghasil gula. Masyarakat Indonesia sudah lama mengenal gula yang bahannya terbuat dari tanaman tebu. Gula dimanfaatkan sebagai bahan pemanis baik untuk makanan maupun minuman. Untuk menghasilkan gula yang baik maka perlu peningkatan produktivitas dan rendemen yang tinggi.

Continue Reading