Perbanyakan Nilam (Pogostemon Cablin Benth) Menggunakan Media Dasar Alternatif Secara In Vitro

INFO PERKEBUNAN – Benih sangat menentukan dalam keberhasilan usahatani nilam. Perbanyakan benih secara konvensional vegetatif sangat mudah menularkan penyakit dan membutuhkan waktu yang relatif lama, seperti benih nilam yang diperbanyak selama ini dengan setek. Cara ini memiliki kendala, yang diharapkan dapat diatasi dengan teknik kultur jaringan. Media merupakan faktor utama dalam perbanyakan kultur jaringan. Perbanyakan dan […]

Continue Reading

Induksi Mutasi dengan Kolkisin dan Seleksi In Vitro Tebu Toleran Kekeringan Menggunakan Polyethylene Glycol

INFO PERKEBUNAN – Perakitan varietas tebu toleran kekeringan dapat dilakukan melalui pemuliaan mutasi pada tingkat sel, dikombinasikan dengan seleksi in vitro. Penelitian dilakukan di Laboratorium Unit Pengelola Benih Unggul Pertanian (UPBUP), Bogor, mulai Januari sampai Desember 2017 dengan tujuan mengetahui konsentrasi dan lama perlakuan mutagen kimia kolkisin, yang dapat menghasilkan mutan tebu yang lolos seleksi kekeringan […]

Continue Reading

Protokol Perbanyakan Benih Temu Lawak (Curcuma xanthorrhiza ) Secara In Vitro

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Kultur jaringan tanaman adalah suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti protoplasma, sel, jaringan atau organ (daun, petal, batang, akar, mata tunas, meristem) serta menumbuhkannya dalam kondisi aseptik dalam media buatan, sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman lengkap (George et al., 2008). Teknologi perbanyakan tanaman melalui kultur […]

Continue Reading

Konservasi in vitro Dua Varietas Unggul Pegagan

BERITA PERKEBUNAN – Konservasi in vitro varietas unggul Pegagan (Centella asiatica) dapat digunakan sebagai teknik pemeliharaan koleksi plasma nutfah tanaman obat yang sudah dilepas. Kedua varietas pegagan tersebut yaitu Castina 1, dan Castina 3 dengan keunggulan produksi simplisia segar dan kandungan bahan aktif tinggi.

Continue Reading

Induksi Kalus dan Regenerasi Dua Varietas Tebu (Saccharum officinarum L.) secara In Vitro

BERITA PERKEBUNAN – Perbanyakan tebu umumnya dilakukan secara vegetatif menggunakan setek. Teknik ini mempunyai keterbatasan memproduksi jumlah bibit dalam skala besar. Dalam rangka mendukung produktivitas, maka perlu pemenuhan bibit tebu dalam skala besar.

Continue Reading

Perbanyakan In Vitro Stevia

BERITA PERKEBUNAN – Stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) adalah salah satu tanaman yang termasuk dalam famili Compositae yang berguna sebagai tanaman obat. Tanaman ini merupakan tanaman asli dari Paraguay-Amerika Selatan. Rasa manis pada daun stevia disebabkan kandungan steviosida dan rebaudisida. A. Steviosida adalah senyawa dlikosida diterpena dengan tingkat kemanisan 200-300 kali gula tebu. Perbanyakan stevia dapat […]

Continue Reading

Inisiasi dan Multiplikasi Tunas Tanaman Sanrego Secara In Vitro

WARTA PERKEBUNAN – Tanaman Sanrego (Lunasia amara) merupakan salah satu jenis tanaman obat langka yang berkhasitas afrodisiak dan berasal dari Bone (Sulawesi Selatan). Perbanyakan tanaman secara konvensional yang biasa dilakukan adalah teknik cangkok tetapi keberhasilannya rendah. Untuk mendukung penyediaan bahan tanaman, perbanyakanin vitro tanaman Sanrego perlu dicoba.

Continue Reading

Alternatif Perbanyakan Jambu Mete Secara In Vitro Menggunakan Hypocotyl sebagai Sumber Eksplan

INFO PERKEBUNAN – Alternatif sumber eksplan dapat digunakan bagian hypo-cotyl. Namun hypocotyl harus berasal dari benih, hasil persarian/persilangan buatan dari tetua terpilih sehingga genotipe hasil hibridisasi sama dengan induknya. Sumber eksplan berasal dari biji,  selain tunas epikotil yang diperbanyak, bagian hypocotyl juga dipergunakan. Jaringan hypocotyl tetap didiamkan pada media atau dapat juga dipindahkan pada media […]

Continue Reading