Pretreatment Limbah Biomassa Perkebunan dalam Produksi Bioethanol

BERITA PERKEBUNAN – Bioethanol dapat digunakan sebagai energi alternatif yang menjanjikan yang dapat diproduksi dari limbah biomassa perkebunan. Bioethanol dapat digunakan untuk mengurangi emisi CO2 dan sebagai alternatif energi yang menjanjikan sehingga menunjang pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan. Proses pembuatan bioetanol berbahan baku biomassa perkebunan dapat melalui beberapa tahap, antara lain: pretreatment (pretreatmen), hidrolisis (sakarifikasi), […]

Continue Reading

Prospek dan Kendala Produksi Bioetanol Generasi Ketiga Biomassa dari Alga

BERITA PERKEBUNAN – Produksi bioetanol generasi ketiga yang berasal dari alga memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan tanaman penghasil bioetanol dari generasi pertama dan kedua, sehingga dapat dijadikan salah satu alternatif produksi bahan bakar nabati.

Continue Reading

Potensi Biomassa Limbah Kakao dan Kopi sebagai Sumber Energi Alternatif Biohidrogen

INFO TEKNOLOGI – Limbah perkebunan kopi dan kakao dapat dikonversi menjadi glukosa. Untuk setiap pengolahan 100 kg buah kopi akan dihasilkan 15,95 kg (55%) biji kopi dan 13,05 kG (45%) kulit gelondong kering. Kulit gelondong kering terdiri dari kulit cangkang, lendir, dan kulit buah dengan perbandingan 11,9 : 4,9 : 28,7. Kandungan kulit gelondong kering […]

Continue Reading

Penyediaan Bahan Baku untuk Pengembangan Bioenergi

BERITA PERKEBUNAN – Sidang Dewan Energi Nasional (DEN) ke-11 telah berlangsung pada tanggal 8 Nopember 2013 di Kementerian Pertanian, Jakarta. DEN dibentuk melalu Keppres No. 17 Tahun 2009 yang bertugas membahas berbagai isu strategis mengenai energi yang difokuskan pada posisi dan peran sektor terkait. Presiden RI merupakan ketua dari DEN, sedangkan ketua harian dijabat oleh […]

Continue Reading

Percepatan Dekomposisi pada Pengomposan Limbah Kulit Jarak Pagar untuk Pupuk Organik

Buah jarak pagar (Jatropha Curcas L) terdiri atas kulit luar  (71%) sedang bagian biji sebanyak 29%. Bagian dari biji terdiri atas cangkang (36,5-44,9%) dan inti biji (kernel) 58,0-65,7% (Makkar et al., 1998, Martinez-Herrera et al., 2006). Biomassa bahan organik tersebut  berpotensi sebagai pupuk organik untuk peningkatan produktivitas tanah.Jika produktivitas biji jarak pagar adalah 6 ton/ha/th, […]

Continue Reading