Inovasi di Tengah Pandemi Covid-19

Ditengah Pandemi Covid-19 yang melanda hampir secara merata di berbagai daerah, Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) tak berhenti melakukan berbagai inovasi. Sebagai upaya membantu percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran wabah Covid-19, tim Peneliti Balittri mulai akhir maret lalu memproduksi bioetanol yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan hand sanitizer. Tim bioetanol yang dikomandoi […]

Continue Reading

Manfaat Bio-Pretreatment Lignoselulosa pada Produksi Bioetanol Limbah Perkebunan

BERITA PEREBUNAN – Bioetanol dapat digunakan sebagai energi alternatif yang menjanjikan yang dapat diproduksi dari limbah biomassa lingo-selulosa seperti pada limbah perkebunan sawit, kopi, kakao, dan tanaman serat. Bioetanol dapat digunakan untuk meng-urangi emisi CO2 dan sebagai alternatif energi menjanjikan yang bersumber dari limbah perkebunan sehingga menunjang pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan. Keseluruhan proses pembuatan […]

Continue Reading

Infotek Perkebunan Vol. 10 No. 4, April 2018

INFO PERKEBUNAN – Cengkeh merupakan tanaman rempah asli Indonesia. Selain sebagai produsen Indonesia juga merupakan pengguna terbesar cengkeh. Pada edisi ini diuraikan tentang karakteristik morfologi cengkeh Zanzibar dan SIputih terpilih dari Kabupaten Sukabumi. Selain itu diuraikan juga tentang manfaat Bio-Pretreatment lignoselulosa pada proses produksi bioetanol dari limbah pertanian. Artikel lain mengulas tentang pengembangan lada perdu […]

Continue Reading

Perlakuan Praproses: Meningkatkan Efisiensi Produksi Bioetanol dari Lignoselulosa

INFO BBN – Perlakuan praproses bahan lignoselulosa sebelum hidrolisis, fermentasi atau distilasi dapat diklasifikasikan ke dalam perlakuan praproses secara fisik, kimia dan biologi serta kombinasinya. Bagas tebu merupakan bahan baku lig-noselulosa yang telah mengalami perlakuan fisik, karena dalam proses ekstraksi nira, batang tebu digiling agar nira dapat keluar secara maksimum. Demikian juga dengan tandan kosong […]

Continue Reading

Teknologi Pembuatan Bioetanol Skala Industri Rumah Tangga

BERITA PERKEBUNAN – Bioetanol diproduksi dari fermentasi gula yang diperoleh dari molase. Proses pembuatan gula berbahan baku tebu menghasilkan beberapa limbah, salah satunya adalah tetes tebu (molases). Potensi produksi molases per ha kurang lebih 10-15 ton, jika seluruh molases per ha ini diolah menjadi etanol, maka potensi produksinya kurang lebih 766 hingga 1,148 liter/ha FGE..

Continue Reading

Infotek Perkebunan Vol. 6 No. 10, 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Penelitian bioprospeksi tanaman perlu terus digalakkan untuk mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya dari sumberdaya genetik yang tersedia di alam Indonesia. Salah satu tanaman yang potensial dikembangkan adalah iles-iles. Pada edisi ini diulas mengenai potensi iles-iles sebagai bahan pembuatan bioetanol, melalui proses fermentasi.

Continue Reading

Bioetanol Generasi Kedua dari Lignoselulosa Limbah Tebu

INFO BBN – Biomassa mengandung lignoselulosa dan dapat menjadi sumber bahan bakar nabati (BBN) yang handal, yang secara bertahap dapat mengurangi kebergantungan pada bahan bakar dari fosil. BBN dari biomassa pertanian memiliki potensi yang besar untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan sebagai sumber energi terbarukan. Teknologi konversi yang canggih, diperlukan untuk memproduksi etanol dengan […]

Continue Reading

Bioetanol dari Sagu

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Bioetanol dapat dibuat dari tanaman yang mengandung komponen pati. Salah satu jenis tanaman perkebunan yang potensial untuk pembuatan bioetanol, berdasarkan hasil penelitian adalah sagu. Sagu memiliki kandungan pati cukup tinggi dibandingkan palma lain. Bioetanol dihasilkan melalui proses fermentasi. Fermentasi etanol dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain jenis mikroorganisme dan substrat. Saccharomyces […]

Continue Reading