Teknologi Pengeringan Biji Pala untuk Menekan Cemaran Aflatoksin

INFO PERKEBUNAN – Kontaminasi aflatoksin pada biji pala berpengaruh terhadap mutu biji pala sekaligus pemrintaan terhadap biji pala. Indonesia termasuk negara tropis, sehingga peluang munculnya aflatoksin cukup tinggi. Penyebab aflatoksin adalah adanya cemaran kapang atau cendawan Aspergillus flavus. Mengkonsumsi pangan yang tercemar aflatoksin dapat menimbulkan penyakit kanker hati. Penanggulangan aflatoksin dapat dilakukan dengan cara memanen […]

Continue Reading

Serangga Perusak Biji Pala

BERITA PERKEBUNAN – Pala (Myristica fragrans) merupakan tanaman rempah dan obat yang bernilai ekonomi tinggi. Dalam penyimpanannya, biji pala dapat terserang berbagai jenis serangga. Serangga-serangga perusak biji pala adalah A. fasciculatus, Carpophilus sp., Cryptolestes sp., L. serricorne dan A. advena. Penyimpanan biji pala dalam jangka panjang dan penanganan pasca panen yang tidak sempurna akan menimbulkan […]

Continue Reading

Teknologi Penanganan Aflatoksin pada Biji Pala

BERITA PERKEBUNAN – Penanganan aflatoksin dapat dilakukan dengan memperhatikan teknologi pascapanen yang meliputi pemanenan, pemisahan fuli, pengeringan, kemasan dan penyimpanan. Pemanenan dilakukan saat buah matang fisiologis yang dicirikan dengan warna buah kuning kecoklatan ataupun sudah merekah. Biji pala yang diperoleh diseliputi oleh fuli berwarna merah dan tempurung berwarna coklat kehitaman sampai hitam dan mengkilat. Parameter […]

Continue Reading

Teknologi penyimpanan biji pala dengan berbagai kemasan dan suhu untuk reduksi aflatoksin

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Biji pala yang disimpan dalam jangka waktu lama akan mengalami perubahan dan penurunan kualitas.  Dengan menggunakan kemasan yang baik dan disimpan pada suhu yang sesuai, kualitas biji pala dapat dipertahankan lebih lama. Biji pala dapat disimpan dalam kemasan berupa polietilen, polipropilen atau aluminium foil, pada kisaran suhu ruang penyimpanan 20 0 […]

Continue Reading