Swasembada Pangan Dapat Dicapai dalam Tiga-Empat Tahun Kedepan

Aktifitas Puslitbangbun

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Ketahanan pangan dan swasembada pangan dapat dicapai dalam tiga-empat tahun kedepan. Hal ini disampaikan  Presiden RI Joko Widodo pada pembukaan Seminar dan Pameran Jakarta Food Security Summit III di Jakarta (12/2/15). Semakin Presiden turun ke lapangan, semakin berkunjung ke daerah, dan semakin mengenal medan, maka semakin yakin bahwa ketahanan pangan dan swasembada pangan dapat dicapai dalam tiga-empat tahun kedepan, ujar Jokowi.

Seminar dan Pameran Jakarta Food Security Summit ketiga ini dengan tema ‘Ketahanan Pangan  =  Ketahanan Nasional’ yang bermuara pada pemberdayaan Petani, Peternak, Petambak dan Nelayan melalui wadah Koperasi untuk mencapai ketahanan pangan. Acara diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta tanggal 12-14 Februari 2015. Acara ini dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo yang mengetengahkan upaya strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan serta mencari solusi permasalahan di bidang pertanian, peternakan dan perikanan.

Sebelum acara pembukaan, Presiden melakukan kunjungan ke stand pameran sekaligus berdialog dengan para petani. Dalam kesempatan tersebut Presiden menjelaskan bahwa yang tadinya panen 1,5 ton/ha meningkat menjadi 3 ton/ha, yang tadinya 3 ton/ha meningkat menjadi 6 ton/ha dan yang tadinya 6 ton/ha menjadi 8 ton/ha, kelipatan-kelipatan seperti itu yang terus disebar- luaskan,” ujar Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut juga Presiden Jokowi kembali menegaskan bahwa, “contoh sudah ada, yang mendampingi sudah ada, yang mengambil produk juga sudah ada, sehingga kemitraan seperti ini akan kita perluas dan kita nasionalkan. Kita langsung kerja, dan kita lihat tiga tahun yang akan datang.”

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) turut berpartisipasi dalam kegiatan Seminar dan Pameran Jakarta Food Security Summit ketiga 3 tersebut. Balitbangtan menampilkan ketahanan pangan dalam skala rumah tangga yang dikemas dalam Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang dipadukan dengan pemeliharaan ikan yang dikenal dengan nama WOLKAPONIK. Disamping itu juga ada HIDROPONIK serta produk dan olahan pascapanen pertanian seperti tepung kasava, tepung ganyong, tepung garut, tepung sukun, tepung pisang dan contoh buah dan umbi tanaman penghasil tepung tersebut.

Gambar. Kunjungan Presiden Joko Widodo ke stand pameran sekaligus berdialog dengan para petani (kiri).  Gambar. Kunjungan Presiden Sekjen Kementerian Pertanian Hari Priyono ke stand pameran Balitbangtan (kanan).

Gambar. Para pengunjung yang berkunjung ke Stand Balitbangtan (kiri), dan stand Balitbangtan pada pameran Jakarta Food Security Summit III, JCC, Jakarta (kanan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *