Strategi Teknologi Menghadapi Musim Kemarau 2013

Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN – Strategi untuk menghadapi perubahan iklim tahun 2013, Badan Litbang Pertanian menekankan pada strategi adaptasi, meliputi penciptaan varietas tahan kering, tahan genangan atau toleran terhadap OPT. Penerapan teknik budidaya yang tepat sesuai kondisi iklim. Pengelolaan tanah dan tanaman, serta teknik panen dan pasa panen yang sesuai.

Strategi tersebut merupakan bagian dari rumusan diskusi strategi teknologi menghadapi musim kemarau 2013 yang dilaksanakan Balittas Malang, tanggal 19 Maret 2013.

Teknologi adaptasi yang tersedia untuk tanaman miyak industri adalah varietas unggul jarak pagar, jarak kepyar Asb 81, wijen Sbr1, Sbr 2, serta Winas 1 dan Winas 2. Varietas-varietas tersebut mempunyai keunggulan produksi tinggi, kandungan minyak tinggi dan tahan/toleran kekeringan, dan terhadap hama dan penyakit.

Teknologi adaptasi untuk tanaman serat adalah penyediaan varietas unggul kapas (Kanesia 10-15) yang berproduksi tinggi dan tahan terhadap kekeringan, serta teknologi budidaya yang efisien dan ramah lingungan. Varietas unggul kenaf berproduksi tinggi yang tahan terhadap kekeringan dan tanah masam. Varietas unggul kapuk, serta teknologi budidaya tanaman tembakau yang tepat guna yang diterapkan unguk mengatasi masalah kekeringan atau terlalu banyak air dan serangan hama maupun penyakit.

Selengkapnya klik disini

Sumber: www.balittas.litbang.deptan.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *