Strategi Pengembangan Teknologi Balitbangtan melalui Public-private partnership

Aktifitas Puslitbangbun

“Strategi pengembangan teknologi Balitbangtan yang baik, sudah seharusnya dilakukan melalui kerja sama yang erat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat (public-private partnership)”. Demikian disampaikan oleh Sekretaris Balitbangtan, Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng. saat membuka acara Temu Bisnis Balitbangtan dengan Dunia Usaha pada tanggal 22 Desember 2014, di Balitbangtan Jakarta. 

Temu bisnis dengan tema “Teknologi Perkebunan Badan Litbang Pertanian Mendukung Pertanian Bioindustri” ini dihadiri oleh sekitar 54 orang peserta berasal dari instansi-instansi yang terkait dengan Balitbangtan, kalangan pembuat kebijakan dari Kementerian Pertanian, peneliti, pengusaha, assosiasi perkebunan, swasta serta pemerhati tanaman perkebunan.

Dalam pertemuan yang digagas oleh BPATP (Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian) Balitbangtan  ini  terjadi dialog yang konstruktif antara pengguna inovasi dan penghasil inovasi, serta dapat memetakan kebutuhan pasar terhadap teknologi Balitbangtan dari berbagai informasi trend dan preferensi dunia usaha. Sehingga penyediaan teknologi Balitbangtan akan lebih berorientasi pada kebutuhan pengguna.

“Tema Temu Bisnis kali ini harus diimbangi dengan efforts yang tidak “business as usual”, untuk mencapai salah satu target sukses Kementan, yaitu untuk meningkatkan nilai tambah, daya saing dan ekspor. Peran teknologi perkebunan Balitbangtan menjadi sangat strategis untuk pencapaian target sukses dimaksud”, imbuh Sekretaris Badan.

Materi temu bisnis yang dipresentasikan adalah  (1) Inovasi Teknologi Pestisida Nabati (Atlabu dan ORGANeem) oleh Prof. Dr. Agus Kardinan (2) Inovasi Teknologi Pestisida Nabati Biotris oleh Dr. Iwa Mara Trisawa, M.Si., (3) Kebutuhan Pasar dan Trend Kebutuhan Pasar ke Depan  oleh Pitoyo, dan (4) Pupuk Hayati oleh Dr. Delima.  Acara dipandu oleh Prof. Dr. Erizal Jamal (Kepala BPATP).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *