Status Agrilus acuatus Menjadi Hama Utama pada Tanaman Kenaf

Artikel Kenaf Berita Perkebunan

INFO PERKEBUNAN – Kenaf (Hibiscus cannabinus L.) dikenal sebagai tanaman penghasil serat dengan produk konvensionalnya yaitu karung goni, karpet, tekstil, dan kerajinan tangan. Keberadaan organisme pengganggu tanaman di pertanaman kenaf dapat berpengaruh terhadap potensi produksi. Dari hasil survei terdapat 23 jenis serangga hama yang berasosiasi dengan kenaf. Agrilus sp., salah satu serangga herbivora atau hewan pemakan tumbuhan yang dijumpai dan tercatat sebagai bukan hama utama.

Pada tahun 2016 hama ini muncul pada pertanaman kenaf di KP. Sumberrejo, Bojonegoro, Jawa Timur. Tingkat populasinya relatif tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kerusakan tanaman lebih dari 40%, karena itu Agrilus sp., perlu diwaspadai akan berubah status menjadi hama utama tanaman kenaf.

Hama Agrilus sp. menyerang dengan cara menggerek batang. Keluarga Agrilus sp. memiliki 100 spesies, dua diantaranya adlah Agrilus acuatus TH yang menyerang kenaf dan yute dan Agrilus occipitalis Esch yang merupakan penggerk batang jeruk.

Pengendalian populasi A. acuats adalah penerapan konsep PHT dalam budidaya tanaman kenaf, yaitu buday tanaman sehat, lestarikan musuh alami, dan monitoring. Populasi A. acuatus meledak pada kenaf yang ditanam pada periode kedua. Karena itu hindari penanaman kenaf yang berkesinambungan. Waktu tanam yang optimal di Pulau Jawa adalah bulan September – Oktober. Hindari aplikasi penyemprotan insektisida kimia sintetis untuk melestarikan musuh alami.

Gunakanlah insektisida alami jika populasinya terus meningkat dan terpaksa. Insektisida alami yang potensial adalah insektisida botani ekstrak biji mimba. Jangan lupa monitoring untuk memantau awal kemunculan A. acuatus.

Selengkapnya download fulltext: perkebunan_Info-Tekbun-9-1-2017.pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *