Serah Terima Jabatan Kepala Balittri Sukabumi

Aktifitas Puslitbangbun

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Sebagai tindaklanjut dari pelantikan pejabat Struktural lingkup Badan Litbang Pertanian tanggal 6 Agustus 2014, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) melakukan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Dr.Ir. Rubiyo, M.Si.,  kepada Prof. (Riset) Dr. Ir. Risfaheri, M.Si., (sebelumnya Kepala BPTP Lampung). Sertijab dilakukan di kantor Balittri, Pakuwon-Sukabumi (8/8/2014) yang disaksikan oleh Kepala Puslitbangbun, Kabag Tata Usaha Puslitbangbun, para pejabat struktural lainnya, dan karyawan Balittri.

Dalam sambutannya, Rubiyo mengatakan bahwa ada saatnya kita bertemu, dan ada saatnya kita berpisah.  Oleh karena itu selama 2 tahun 8 bulan menjalankan amanah di Balittri, beliau sangat bangga, karena  banyak kebijakan Badan Litbang Pertanian yang diterapkan untuk meningkatkan kinerja Balittri, dan  juga beberapa aktivitas di luar kebijakan yang  harus disukseskan sebagai bagian dari manajemen korporasi.

Di dalam perjalanannya, seirama dengan perjalanan mandat baru yaitu karet, kopi, kakao, dan teh, perlu kerja keras, perlu komitmen, dan perlu loyalitas yang tinggi. Artinya kita harus punya trust (kepercayaan) untuk menggapai itu, ucap Rubiyo. Beliau mengucapkan permohonan maaf bila dalam memimpin Balittri ada kesalahan dan kekhilafan.

Risfaheri sebagai Kepala Balittri yang baru, dalam sambutannya mengatakan bahwa dia masuk ke lingkup Puslitbang Perkebunan ini sama dengan pulang kampung kembali. Sebelumnya, di BPTP Bangka Belitung beliau menjadi Kepala selama 2,5 tahun, kemudian mutasi ke BPTP Lampung, kurang dari 1 tahun.  Oleh karena ini merupakan amanah, maka tugas tersebut harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Mudah-mudahan mutasi ini bisa membuat kita lebih matang, ujarnya. Beliau mohon dukungan dari segenap karyawan Balittri baik peneliti, teknisi, maupun administrasi demi kelancaran pelaksanaan tugas untuk memajukan Balittri.

Selanjutnya Kepala Puslitbang Perkebunan Dr. Ir. Muhammad Syakir, MS., dalam sambutannya mengatakan bahwa acara sertijab ini adalah sesuatu yang rutin di Badan Litbang Pertanian. Di dalam sumpah pegawai negeri sipil juga dinyatakan dimana saja ditempatkan akan menerima.

Beliau mengucapkan terima kasih kepada Dr. Rubiyo yang telah meletakkan suatu dasar yang kuat di  Balittri yang mengemban amanah komoditas yang strategis di Indonesia. Penanganan Balittri dan Kebun Percobaan selama 2,5 tahun tersebut kinerjanya dinilai cukup baik. Basic Rubiyo sebagai peneliti di lapangan yang  dimulai di Puslit Koka, dilanjutkan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kendari, BPTP Bali, kemudian ke Puslitbang Perkebunan, sekarang ke BPTP Bangka Belitung.

Tugas yang diemban oleh BPTP selanjutnya tidak kecil, ujar M. Syakir. Di BPTP ada komoditas perkebunan, tanaman pangan, dan hortikultura, jadi lebih besar tantangannya. Kepala Balitbangtan melihat potensi untuk mendongkrak BPTP sebagai ujung tombak daripada Kementerian Pertanian yang ada di daerah. Maka yang ditempatkan di BPTP bukanlah orang sembarangan, orang pilihan dan yang bagus, imbuh M. Syakir.

Selanjutnya Kepala Puslitbangbun mengatakan bahwa Prof. Risfaheri bukanlah orang baru, tapi adalah orang lama. Risfaheri telah banyak menggeluti dan menguasai bioindustri. Jadi di Balittri harus masuk ke track bisnis.

M. Syakir memberi  tantangan kepada Kepala Balittri yang baru dalam waktu satu tahun, produk Kopi Balittri harus sudah beredar di koperasi-koperasi, swalayan-swalayan, atau ditempat komersial lainnya.

Masih suasana bulan Syawal, indikator puasa adalah performa kerja yang baik, amanah yang baik, hubungan antar manusia baik, dan mengerucut kepada hubungan antar manusia dengan Allah. Intinya adalah bagaimana aktivitas sosial itu ditransformasi menjadi “semua yang dikerjakan” karena Allah SWT. Di samping itu, perlu adanya kesabaran. Ada orang sabar, rajin di dalam ibadah ritualnya, tetapi tidak rajin pada ibadah sosialnya.

Di akhir sambutannya, M. Syakir mengucapkan selamat kepada Prof. Risfaheri kembali ke markas Puslitbangbun dan kepada Dr. Rubiyo mengucapkan terima kasih dan selamat menjalankan tugas di tempat yang baru (BPTP Babel). Keduanya semoga dapat berkarya dengan baik, dan tetap dalam bimbingan Allah SWT., karena hanya atas bimbinganNYa jualah kita dapat berkarya.  Tanpa ridho Allah SWT kita tidak dapat berbuat apa-apa, yakinlah itu. Beliau menambahkan bahwa perpindahan itu juga bagian dari skenario yang besar, karena bagaimanapun juga manusia berencana , Tuhan yang menentukan, ujar M. Syakir.  (/Bursa)

Serah terima jabatan Kepala Balittri Dr.Ir. Rubiyo, M.Si.,  kepada Prof. (Riset) Dr. Ir. Risfaheri, M.Si.,  disaksikan oleh Kepala Puslitbangbun Dr. M. Syakir (foto kiri). Pemberian cenderamata dari Kepala Puslitbangbun Dr. M. Syakir kepada Dr. Rubiyo (foto kanan).

Ucapan selamat dari para karyawan Balittri kepada pejabat Balittri yang baru Prof. (Riset) Risfaheri bersama Dr. M. Syakir, Dr. Rubiyo beserta istri, didampingi Ir. Anik Sri Suryani, MP. (Kabag TU Puslitbangbun).

Berita terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *