Semangat Millenial Agripreneur Mahasiswa Vokasi IPB Terhadap Teknologi Puslitbangbun

Berita Perkebunan Highlight

BERITA PERKEBUNAN – Seminar Agripreneurs merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Vokasi IPB (HIMAVOPERTA) dengan tujuan menggali ilmu dan pengalaman dari para narasumber yang berasal dari pemerintah maupun swasta. Seminar kali ini mengambil tema “Indonesian Millennial Agripreneurs”, dilaksanakan di gedung Paseban Sri Baduga Balai Kota Bogor dan dihadiri oleh 150 orang mahasiswa, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr. Bagus Priyopurwanto, narasumber Kepala Puslibang Perkebunan yang diwakili oleh Ir. Jelfina C. Alouw, M.Sc. Ph.D, dan motivator sekaligus pengusaha bapak Markus Susanto, SE. MH. ICC. Serta Willy Bahtiar. M.I.Kom sebagai moderator .

Ketua Umum Kemahasiswaan Vokasi IPB berterima kasih kepada seluruh panitia atas kerjasama yang baik dan penuh semangat. Generasi millenial adalah salah satu tonggak perjuangan bangsa Indonesia dibidang pertanian. Seluruh peserta diharapkan dapat memahami dan menyerap serta mengimplementasikan semua ilmu yang disampaikan narasumber. Indonesia tanpa pertanian bukanlah Indonesia, karena sejak dulu masyarakat kita adalah petani, imbuhnya menyemangati para peserta.

Kemajuan dibidang pertanian cukup tinggi, namun ada beberapa ketertinggalan untuk segera diatasi oleh pemerintah dengan partisipasi dari masyarakat termasuk mahasiswa. Mahasiswa IPB Vokasi mendapat kuliah umum dari Kabid KSPHP Puslitbangbun yang mewakili Kepala Puslitbangbun dengan materi “Inovasi Teknologi Perkebunan Mendukung Indonesian Millennial Agripreneur”. Jelfina menyampaikan profil Puslitbangbun dan teknologi perkebunan yang telah dihasilkan. Selanjutnya motivasi disampaikan kepada mahasiswa dengan mengutip kalimat “Being technically competent and futuristically innovative to steer farm business from establishment and survival to rapid growth and sustainable success”. Mari penuhi hati dan tekad kita dengan penciptaan inovasi dan jangan biarkan energy negative merusak perjuangan untuk kemajuan pertanian Indonesia, demikian kata Jelfina mengakhiri paparan kuliah umum.

Motivator dan pengusaha sukses Markus Susanto menyampaikan strategi sukses sebagai pelaku usaha berbagai bidang termasuk maggot, dan hal-hal yang diperlukan untuk menghadapi tantangan untuk meraih sukses. Susanto bersedia bekerjasana membantu mahasiswa yang memiliki semangat untuk berbisnis dan bisa mandiri. Susanto dan Alouw mengajak mahasiswa untuk menjadi problem solver dan bukan sebaliknya menjadi problem creator. Markus memberi semangat dan mengajak semua peserta untuk mandiri, berkarya dan tidak bergantung pada orang lain.

Diskusi menjadi lebih menarik karena masing – masing narasumber menceritakan pengalaman hidup yang meginspirasi, semangat, lucu dan berbuah manis/sukses. Ucapan terima kasih dari Wakil Dekan disampaikan kepada kedua narasumber dan acara ditutup dengan foto bersama. (Sudarsono)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *