Sektor Pertanian Sangat Menjanjikan Bagi Masyarakat dan Menopang Kehidupan Negara

Aktifitas Puslitbangbun

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Perhelatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-34 yang dilaksanakan bersamaan dengan Pekan Flora Flori Nasional (PF2N) ke-7, tahun 2014 ini berlangsung di Taman Maccini Sombala, Makasar. Acara dibuka oleh Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan dihadiri oleh istri Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla, perwakilan FAO Antonio Caravaggi, duta besar, Sekjen Kementan Hari Priyono, Walikota Makasar Danny Pomanto, dan para pejabat pemprov Sulsel.

Selain sebagai media silaturahmi, kegiatan HPS dan PF2N ini adalah untuk mengajak masyarakat membangun opini bahwa sektor pertanian menjanjikan kehidupan yang lebih baik dan menopang kehidupan negara. Untuk para pelajar menjadi pengetahuan berharga tentang pertanian” demikian disampaikan oleh Gubernur Sulsel dalam pembukaannya.  Membangun opini tersebut tentu saja sangat wajar mengingat bahwa pemahaman dan kepedulian masyarakat dan para stakeholder terhadap pentingnya penyediaan pangan yang cukup dan bergizi bagi masyarakat Indonesia, sangat diperlukan. Itu menjadi tujuan penting diselenggarakannya HPS.

Hal senada disampaikan sebelumnya oleh Sekjen Kementan, bahwa ketersediaan pangan yang cukup menjadi komitmen semua pihak. Hal ini menjadi tantangan mengingat pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, konversi lahan untuk pemukiman dan industri, perubahan iklim, serangan hama dan penyakit, dll. menghendaki kerja keras dalam mewujudkan ketahanan pangan. “Negara berkewajiban menyediakan bahan untuk konsumsi pangan yang cukup dan merata” imbuh Hari Priyono. Oleh karena itu, dalam sektor pertanian ini perlu ditopang oleh ketersediaan benih unggul, teknologi pengendalian hama penyakit, irigasi, dan unsur pendukung lainnya.

Apa yang disampaikan Hari Priyono relevan dengan upaya pemerintah dalam mendorong dan mempertahankan swasembada pangan, kemandirian dan ketahanan pangan  melalui kebijakan – kebijakan  yang berpihak pada  sektor pangan nasional.  Hal ini diyakini dapat dicapai oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo, sebagaimana disampaikan oleh Perwakilan FAO, Antonio Caravaggi.

HPS ke-34 dan PF2N ke-7 yang dilaksanakan dari tanggal 6-11 Nopember 2014, secara khusus memiliki tujuan (1) memperkuat kerjasama dan membangun koordinasi fungsional yang efektif dengan melibatkan seluruh komponen pemerintahan dan masyarakat dalam rangka mempertahankan ketahanan pangan nasional, (2) menstimulasi dan memotivasi para stakeholder untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan ketahanan pangan dan penyebaran teknologi yang efektif dan efisien untuk peningkatan produksi pangan, (3) penyebaran informasi kepada masyarakat tentang pentingnya optimalisasi sumber daya lokal untuk kemandirian pangan, (4) meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat dan para stakeholder terhadap pentingnya penyediaan pangan yang cukup dan bergizi, dan (5) sebagai ajang promosi dan edukasi dalam rangka katahanan & kemandirian pangan.

Kegiatan ini diikuti oleh pemerintah provinsi, kabupaten dan kota dari seluruh Indonesia, instansi pemerintah pusat yang terkait dengan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, BUMN, perusahaan agribisnis dan  pertanian dari berbagai daerah di Indonesia, perbankan dan pembiayaan, kedutaan besar negara sahabat, pengembangan, pengolahan, dan pemasaran hasil sektor pertanian, agroforestry dan agrotourism, Instansi dan perusahaan penyedia sarana dan prasarana produksi dan pengembangan bidang pertanian, kehutanan, perikanan, dan sebagainya.

Berbagai teknologi dan produk unggulan ditampilkan seperti hortikultura yang dimiliki pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia. Potensi, produk, dan peluang investasi bidang pertanian, perikanan dan kehutanan yang dimiliki Indonesia. Teknologi produk dan jasa pendukung bidang pertanian, aquaculture, agroforestry, dan agrotourism yang dimiliki perusahaan BUMN/BUMD dan swasta. Pada kegiatan ini, Puslitbang Perkebunan turut berpartisapasi dalam gelar teknologi dan pameran Badan Litbang Pertanian.

Pembukaan Hari Pangan Sedunia oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo.

Kunjungan ibu Mufidah Jusuf Kalla ke lokasi geltek dan pameran(foto kiri). Gelar teknologi tanaman obat di lokasi HPS (foto kanan).

 

Gelar teknologi tanaman obat di lokasi HPS (foto kanan)

 

Produk olahan tanaman obat yang dipamerkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *