Satu Lagi Calon Varietas Baru Kelapa Genjah Hijau Labuhan Batu dari Sumut

Artikel Kelapa Berita Perkebunan Highlight

BERITA PERKEBUNAN – Satu lagi aksesi kelapa Genjah yang berpotensi jadi calon varietas unggul lokal. Populasi kelapa ini banyak ditemukan di desa Meranti Paham dan desa Cinta Makmur, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara. Lokasinya berada di desa yang dikelilingi kebun sawit PTPN IV dan Pat Cisane, berjarak kurang leBih 400 km dari Kota Medan yang bisa ditempuh dengan kendaraan darat selama kurang lebih 8 jam.

Jumlah buah per tandan yang relatif banyak menjadi alasan pak Sairun membawa benih kelapa ini dari rumah orang tuanya di Desa Sungai Sanggul Kecamatan Panai Hilir pada tahun 1973. Sebanyak 3 butir benih diambil dan ditanam di pekarangan rumahnya di desa Meranti Paham. Tiga pohon yang telah berumur 45 tahun dengan tinggi 6 m itulah yang menjadi sumber benih awal berkembangnya kelapa yang memiliki buah berwarna hijau tersebut. Saat ini kelapa tersebut sudah menyebar di desa-desa sekitar, bahkan sudah menyebar ke wilayah di luar Sumatera Utara.

Keberadaan kelapa yang dikaregorikan tipe Genjah ini disampaikan oleh Staf Dinas Perkebunan Dinas Pertanian Kab. Labuhan Batu pada pertemuan lingkup perkebunan Sumut pertengahan tahun 2018. Hasil survey awal Pengawas Benih Tanaman Perkebunan diakhir tahun 2018 diperoleh data awal potensi produksi populasi kelapa Genjah ini. Dalam rangka mengidentifikasi potensinya, pada tanggal 27 Pebruari – 2 Maret 2019 dilakukan pengamatan lapang oleh pemulia Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma), Dr. Ismail Maskromo bersama tim PBT Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBP2TP) Medan, Kepala Bidang Perkebunan Disbun Sumut dan Dinas Pertanian Kab. Labuhan Batu serta petugas lapangnya.

Hasil pengamatan morfologi diperoleh bahwa tanaman kelapa yang berada di kecanatan Panai Hulu tersebut dikategorikan tipe Genjah. Jumlah buah pertandan di atas 10 butir dengan 12-15 tandan per tahun. Ukuran buah sedang dengan warna buah hijau. Ukuran lingkar batang pada 1. 5 cm dariv permukaan relatif kecil yaitu 54 – 64 cm dan panjang 11 daun 30-41 cm. Berat buah tua utuh rata-rata 1200 g. Tebal daging buah 1,1 – 1,3 cm. Kadar gula air buah kelapa muda berkisar 5 – 6 brix.

Keunggulan lainnya dari kelapa Genjah ini adalah mulai berbunga pada umur 18 bulan setelah tanam. Pemanfaatan buah kelapa Genjah yang banyak ditanam di pekarangan tersebut, umumnya untuk konsumsi kelapa muda dan sumber santan untuk keperluan masak sehari-hari masyarakat setempat. Melalui pengembangan secara mandiri oleh masyarakat setempat, saat ini terdapat kurang lebih 300 tanaman yang berumur di atas 10 tahun, dan sekitar 500 tanaman berumur 5-10 tahun serta tanaman muda di bawah 5 tahun sebanyak 300 an pohon di Desa Meranti Paham dan Cinta Makmur.

Berdasarkan hasil pengamatan terhadap potensi yang diimiliki kelapa Genjah di Kecamatan Panai Hulu tersebut, Dr. Ismail menyarankan untuk dilakukan pengamatan lanjut terhadap produksi buah selama 3 tahun, kandungan gizi daging buah tua dan air buah mudanya serta analisis DNA untuk selanjutnya diusulkan dilepas sebagai variatas unggul lokal pada tahun 2021 dengan nama “Kelapa Genjah Hijau Labuhan Batu” (GHL). Kerjasama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Labuhan Batu melalui Dinas Perkebunan, BBP2TP dan Dinas Pertanian setempat dengan Balit Palma, Balitbangtan, Kementan diperlukan dalam rangka persiapan pelepasan kelapa Genjah unggul dari Sumut setelah Genjah Kuning Nias (GKN) yang dilepas tahun 2006.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *