Sagu untuk Kedaulatan Pangan dan Kemandirian Energi

Artikel Kelapa Sawit Berita Perkebunan

BOGOR, PERKEBUNAN – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr. Muhammad Syakir mengatakan bahwa ke depan perlu ada langkah untuk diversifikasi pangan selain beras. Komoditas apa saja yang berpotensi ke depan. Untuk itu dibutuhkan kemampuan untuk determminasi presisi dalam memilih komoditas pangan ke depan.

“Karena komoditas pangan ke depan bukan hanya semata-mata berfungsi sebagai pangan, tetapi juga sebagai energi,” ujar Kepala Balitbangtan dalam pembukaan acara Seminar Ilmiah dan Lokakarya Nasional 2016 “SAGU”, di Gedung Display Puslitbang Perkebunan, Cimanggu, Bogor (9/11/2016) dengan tema “Peran Sagu untuk Kedaultan Pangan dan Kemandirian Energi”.

Salah satu komoditas yang memiliki potensi yakni sagu, karena strategis dan Indonesia memiliki sumberdaya untuk tumbuh kembangnya sagu. Secara sosio kultural, seperti dijelaskan Kepala Balitbangtan, beberapa wilayah di Indonesia Timur seperti Papua, Papua Barat, sebagian Sulawesi pernah berbasis karbohidrat dari sagu.

“Potensi untuk men-drive pengembangan suatu komoditas, kita memiliki potensi status sosial kultur. Sumberdaya biotik kita 60% terluas di dunia dan 3,5 juta sagu ada di Indonesia dimana 90% berada di wilayah Papua. Jadi kita sudah punya modal sosial kultural dan sumberdaya,” imbuh Kepala Balitbangtan.

Pada aspek sosial ekonomi, sagu bisa berteman dengan baik pada lahan-lahan yang tergolong sub optimal. Oleh karena itu, Kepala Balitbangtan mengajak perguruan tinggi dan lembaga riset lain untuk mengembangkan diversifikasi inovasi, mengembangkan lahan-lahan sub optimal, serta komoditas-komoditas pangan ke depan.

Kepala Balitbangtan juga menambahkan bahwa jaman telah berkembang, untuk itu perlu dipikirkan bagaimana mengembangkan sagu yang sesuai dengan perkembangan jaman. Pasca panen harus baik, supaya mampu mengakomodir pergeseran selera daripada generasi muda agar mau melirik karbohidrat berbasis sagu.

Balitbangtan, jelas Kepala Balitbangtan, akan ikut andil dalam pengembangan-pengembangan sesuai sumberdaya litbang di dalam membangun desa/kampung sagu secara bersama-sama.

Foto: Acara Pembukaan Seminar Ilmiah dan Lokakarya Nasional 2016 “SAGU” oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr. Muhammad Syakir , Gedung Display Puslitbang Perkebunan, Cimanggu, Bogor (9/11/2016).

 

Foto: Tanaman Sagu Baruk (kiri), dan Pati Sagu sumber etanol (kanan).

 

Berita terkait :

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *