Roadmap Riset Sawit yang Komprehensif untuk Menghasilkan Inovasi dalam Mendukung Sustainability Sawit sebagai Komoditas Strategis

Artikel Kelapa Sawit Berita Perkebunan Highlight

BERITA PERKEBUNAN – Kelapa sawit merupakan komoditas strategis bagi Bangsa Indonesia. Komoditas ini menjadi sumber pendapatan bagi 3,40 juta orang dan 2,14 juta keluarga petani. Indonesia adalah produsen kelapa sawit terbesar di dunia, dan bersama-sama dengan Malaysia merupakan exportir terbesar dunia. Permintaan minyak kelapa sawit dunia meningkat setiap tahun dengan pasokan terbesar berasal dari Indonesia. Untuk mempertahankan dan meningkatkan kontribusi kelapa sawit bagi makro ekonomi Indonesia yang dilaporkan mancapai 160 triliun rupiah per tahun, maka diperlukan program-program strategis dan terencana termasuk penciptaan inovasi untuk menjawab masalah dan tantangan di lapangan.

Masalah tersebut antara lain belum optimalnya produktivitas, kurang efisiennya pemanfaatan sumberdaya alam dalam budidaya dan pengelolaan sawit serta kurangnya diversifikasi produk berdaya saing tinggi di pasar global dan masalah-masalah lain seperti kelembagaan petani dan pengelolaan limbah menjadi produk bernilai ekonomis serta issue-issue terkait sustainability sawit. Dengan luas areal sekitar 11,3 juta hektar, rata-rata produktivitasnya baru mencapai 3,7 ton CPO/ha/tahun.

Penciptaan inovasi diawali dengan kegiatan penelitian dan pengembangan yang terarah dan terencana dengan baik. Oleh sebab itu diperlukan suatu panduan dalam bentuk roadmap Litbang yang secara komprehensif dapat menjawab persoalan yang sesungguhnya.

Penyusunan roadmap sawit telah dilakukan di Sekertariat Badan Litbang Pertanian pada Selasa 4 September 2018. Roadmap Riset Sawit disusun sebagai salah satu penjabaran dari rancangan Permentan tentang Pengembangan SDM, Penelitian dan Pengembangan, Peremajaan serta sarana dan prasarana Perkebunan Sawit. Dasar hukumnya adalah Pasal 16A Perpres No. 66 Tahun 2018 Tentang Perubahan Kedua atas Perpres No. 61 Tahun 2015 tentang Penghimpunan dan Penggunaan Dana Perkebunan kelapa Sawit yang berbunyi “Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pengembangan SDM, penelitian dan pengembangan, peremajaan, serta sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit yang menggunakan dana perkebunan kelapa sawit diatur dengan Peraturan Menteri Pertanian dengan memperhatikan kebijakan komite Pengarah.

Kegiatan penyusunan roadmap sawit dibuka secara resmi oleh Sekertaris Balitbangtan, Dr. Prama Yufdy, dan kemudian diskusi dipimpin oleh Kepala Puslitbang Perkebunan, Dr. Fadjry Djufry. Peserta yang hadir terdiri dari para pejabat esselon II, Kabag Kerjasama, Organisasi dan Hukum (KSOH) dan beberapa Kabid Pendayagunaan Hasil-hasil Penelitian (KSPHP) serta Kabid Progran dan Evaluasi (PE) dilingkungan Balitbangtan. Pengumpulan saran dari para peneliti di Balit Palma Manado dan referensi dari BPDPKS bagi perbaikan roadmap riset sawit sudah dilakukan sebelum pelaksanaan rapat di Balitbangtan.

Dalam paparannya Kapuslitbang Perkebunan menjabarkan roadmap sawit yang mencakup bidang antara lain pemuliaan, budidaya, Pasca Panen dan Pengolahan, Pangan dan kesehatan, bioenergy, Lingkungan dan Sosial Ekonomi. Semoga roadmap ini yang nantinya akan disempurnakan secara berkelanjutan dapat dijadikan sebagai panduan dalam merencanakan dan mengimplementasikan kegiatan riset prioritas dalam rangka pengembangan industri sawit berkelanjutan dan pembangunan ekonomi bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *