RDP dengan Komisi IV DPR RI: Inovasi Balitbangtan untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan yang Berkelanjutan

Berita Perkebunan Highlight

BOGOR, PERKEBUNAN – Rapat Dengar pendapat (RDP) antara komisi IV DPR RI dengan empat lembaga esselon I di bawah tiga kementerian RI yakni Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan inovasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), telah dilakukan pada dari Senin 29 Januari 2018 di Ruang rapat komisi IV DPRI RI Gedung Nusantara, Jakarta. Rapat dengar pendapat bertujuan untuk memonitor dan mengevaluasi kebijakan inovasi dan implementasi Litbang dalam mewujudkan kedaulatan pangan yang berkelanjutan.

Kepala Balitbangtan, Dr. Andi Muhammad Syakir, memaparkan berbagai program penelitian dan pengembangan serta hasil-hasil inovasi teknologi beberapa komoditi pertanian strategis dalam menjawab tantangan dan permasalahan di bidang pertanian yang bermanfaat serta bermuara pada tercapainya kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani. Selanjutnya, Dr. Syakir mengemukakan bahwa pada akhir tahun 2017, Balitbangtan telah melepas empat varietas unggul baru tebu dengan produktivitas yang dapat maencapai 200 ton/ha/tahun, dengan rendemen sekitar 12% dan hablur gula mencapai 20 ton/ha/tahun. Teknologi perbanyakan masal melalui teknologi somatic embryogenesis (SE) telah dikuasai sehingga keempat VUB tersebut diharapkan dapat dikembangkan secara massal oleh masyarakat.

Anggota Komisi IV DPR RI salut dengan terobosan Balitbangtan dan inovasi teknologi yang dihasilkan, namun menyayangkan maraknya alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman di beberapa daerah di Indonesia. Cetak sawah baru diharapkan menjadi solusi bagi permasalah tersebut dan mengharapkan agar evaluasi dan perbaikan berkelanjutan dilakukan oleh Kementan terhadap program tersebut. Pengembangan komoditi sagu dipandang perlu dalam rangka diversifikasi pangan lokal.

Pimpinan sidang, Michael Wattimena kemudian menguraikan beberapa hasil keputusan rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR RI sebagai berikut:

  1. Komisi IV DPR RI mendorong agar hasil-hasil inovasi teknologi Balitbangtan, Kementerian Pertanian dapat digunakan sebagai kebijakan dalam program pemerintah agar dapat diimplementasikan untuk kepentingan masyarakat
  2. Komisi IV DPR RI mendukung program penelitian & pengembangan di Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dalam melakukan sinergi riset dan aplikasi bioteknologi dalam mendukung keberhasilan program kedaulatan pangan, pakan yang berkualitas dan kedaulatan energy terbarukan.
  3. Komisi IV DPR RI meminta pemerintah c.q Kementerian Pertanian untuk memprioritaskan aplikasi riset dan pengembangan berbagai hal terkait komoditas ungulan dan komoditas pangan unggulan sehingga mengurangi importasi serta meningkatkan nilai tambah bagi produk petani lokal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *