Rapat Koordinasi Balitbangtan dalam rangka Penguatan Manajemen Internal untuk Mengakselerasi Pencapaian Target Kegiatan Litbang dan Diseminasi

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Menghasilkan teknologi dan inovasi pertanian berbasis kebutuhan masyarakat dan industri serta memastikan teknologi tersebut didiseminasikan dan dimanfaatkan oleh para stakeholders, merupakan tugas Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian. Teknologi dan inovasi dimaksud dibutuhkan dalam rangka peningkatan produksi, pengolahan hasil dan peningkatan mutu produk dan nilai tambah. Upaya tersebut dapat mendukung peningkatan devisa negara yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

Selasa 15 Oktober 2019, Balitbangtan mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka penguatan manajemen internal untuk mengakselerasi pencapaian target kegiatan Litbang dan diseminasi. Hadir dalam Rakor, Kepala Balitbangtan, Dr. Ir. Fadjry Djufry, Plt. Sekretaris Balitbangtan, para pejabat esselon 2, dan 3 lingkup Balitbangtan serta tim pakar program SERASI. Kepala Balitbangtan dalam sambutannya menyampaikan maksud kegiatan Rakor untuk mengakselerasi pelaksanaan kegiatan dan anggaran termasuk beberapa program Kementan yang melibatkan pihak ketiga dalam penyelesaian pekerjaan. Selanjutnya Kepala Balitbangtan menyoroti beberapa hal antara lain tata kelola surat menyurat yang perlu diperbaiki sesuai aturan yang berlaku, kerjasama dengan pelaku usaha baik pada level nasional maupun internasional dalam mengakselerasi pemanfaatan teknologi Balitbangtan.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) Ir. Syafaruddin, Ph.D., hadir dan melaporkan perkembangan kegiatan Litbang Perkebunan dan diseminasi Tahun 2019, rencana kegiatan 2020 serta perkembangan kegiatan Hari Pangan Sedunia (HPS). Syafaruddin meyakini melalui koordinasi yang baik, Puslitbangbun dan 4 UPT esselon 3 yang tersebar di Manado, Malang, Bogor dan Sukabumi dapat mencapai bahkan melampaui target penyelesaian kegiatan dan penyerapan anggaran yang telah ditetapkan. Teknologi Balitbangtan telah berhasil memperbaiki pertumbuhan vegetative dan generative kakao di lokasi Gelar Teknologi (Getek) HPS di Sulawesi Tenggara, katanya menutup presentasinya di hadapan para peserta.

Beberapa program Kementan lainnya yang dibahas perkembangan kegiatan dan serapan anggarannya, antara lain Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA) dan Kawasan Pertanian Sejahtera (SAPIRA). Pada kesempatan tersebut, dilakukan juga sosialisasi Sistem Informasi Layanan Kepegawaian Balitbangtan (SILAK) berbasis online dalam rangka perbaikan pelayanan kepegawaian. Bersama mewujudkan pertanian yang maju… (JCA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *