Rakor Penyusunan Penerapan Kebijakan Pembinaan SDM lingkup Puslitbangbun

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

BOGOR, PERKEBUNAN – Dihadiri seluruh pejabat struktural dan peneliti lingkup Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun), Jumat 1 Februari 2019, bertempat di gedung Display digelar Rapat Koordinasi dengan tema “penyusunan penerapan kebijakan pembinaaan SDM lingkup Puslitbangbun”. Rakor yang dihadiri oleh pejabat struktural Eselon II, III, IV, Profesor Riset, peneliti dan Pejabat Fungsional lingkup Puslitbangbun ini diawali dengan arahan dari Kepala Puslitbangbun Dr. Fadjry Djufry. Pada kesempatan tersebut Kapus menyampaikan apresiasi terhadap kinerja semua peneliti, pimpinan dan staf atas sejumlah pencapaian baik dari sisi penelitian dan pengembangan maupun management.

Namun inovasi teknologi yang merupakan salah satu pilar bangsa, harus dipakai sebagai salah satu target yang harus dicapai. Aspek lainnya terkait dinamika perubahan peraturan terkait SDM pada umumnya dan bagi para pejabat struktural dan fungsional, maka Kapuslitbangbun menghimbau agar semua harus tetap siap menghadapi dinamika tersebut sambil terus meningkatkan kreativitas dalam upaya mensukseskan program-program strategis Kementan yang terkait dengan tugas dan fungsi Perkebunan. Upaya tersebut dapat ditempuh salah satunya melalui peningkatan dan kualitas hasil penelitian, baik aspek paket teknologi dan varietas unggul baru.

Terbitnya PP 11 tahun 2017, peneliti diharapkan mampu menyikapi dengan bijaksana yaitu dengan cara memacu produktivitas penelitian di tengah keterbatasan anggaran. Untuk itu diperlukan soliditas dan memperluas jaringan dalam melakukan penelitian dan pengembangan. Tidak hanya hal itu Kapus berharap hasil-hasil penelitian tidak hanya berhenti pada kegiatan diseminasi, namun teknologi yang dihasilkan bisa diterapkan oleh pengguna khususnya petani.

Selain itu, hal yang disorot adalah pentingnya diseminasi hasil-hasil peneltian melalui media sosial khususnya website untuk terus dipacu. Berdasarkan penilaian Ir. Syukur Iwantoro, MS.,MBA., Sekjen Kementan selaku Plt. Kepala Balitbangtan, hasil-hasil penelitian oleh Balitbangtan sangat banyak, namun hal tersebut belum banyak diketahui oleh masyarakat. Untuk itu perlu strategi untuk mencapai hal tersebut yaitu melalui pendataan hasil-hasil riset dalam bentuk data base, mendorong peneliti untuk berperan aktif di media sosial, mendorong peneliti untuk menulis di media nasional dan internasional terkait pengembangan teknologi perkebunan terutama capaian-capaian yang bermanfaat bagi petani, pelaku usaha dan masyarakat pada umumnya.

Setelah melalukan arahan, Kapus membuka rapat koordinasi dengan harapan kegiatan tersebut mampu memberikan pengaruh penting terhadap perubahan pengelolaan manajemen terutama dalam penelitian dan mampu meningkatkan kinerja ke depan. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kinerja TA 2019 bagi pejabat struktural eselon III lingkup Puslitbangbun (Ka Balittro, Ka Balittas, Ka Balit Palma, Ka Balittri, Kabid PE, Kabid KSPHP, dan Kabag TU) dengan Kepala Puslitbangbun.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris Badan Litbang Pertanian Dr. M. Prama Yufdy memberikan arahan terkait “rencana pengembangan SDM Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan)”, terutama dalam aspek: penyusunan grand design Balitbangtan, detasir lahan rawa, pendidikan dan pelatihan serta bimbingan teknis. Dalam arahan tersebut secara khusus Sesba membahas dinamika regulasi terkait SDM (struktural dan fungsional). Dinamika regulasi itu hal yang biasa terjadi dalam tatanan suatu bangsa, dan Balitbangtan akan berupaya semaksimal mungkin memberikan yang terbaik, sambil mengaharapkan semua staf yang terkait untuk bekerja secara profesional sejalan dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku.

Sesba berharap dengan diselenggarakannya rapat koordinasi, mampu menyikapi berbagai dinamikan yang berkembang terutama terkait regulasi yang ada dan bagaimana tugas dan fungsi struktural tetap berjalan sebagaimana mestinya. Hal senada juga di tekankan oleh Kapus, dengan rakor tersebut tidak hanya merencanakan kegiatan di tahun 2019 agar berjalan sesuai target, namun pembinaan, penataan dan pengembangan SDM di lingkup Puslitbangbun menjadi sangat penting agar tugas dan fungsi unit kerja tercapai.

Pada sesi pleno, dengan moderator Ketua Kelti Analisis Kebijakan Puslitbangbun Dr. I Ketut Ardana membahas tentang (1) Implementasi PP11 tentang kebijakan pembinaan SDM yang disampaikan oleh Prof. Dr. Elna Karmawati, (2) Status Pengembangan SDM Balitbangtan oleh Prof.Dr. Deciyanto Soetopo, (3) Koordinasi Kegiatan Program dan Evaluasi tahun 2019 oleh Kabid Program dan Evaluasi Dr. Rustan Massinai, dan (4) Diseminas dan Kerjasama oleh Kabid KSPHP Ir. Jelfina C. Alouw, M.Sc., Ph.D. (Sae)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *