Puslitbangbun Menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kapasitas Pengelola Publikasi Ilmiah

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

Aktivitas Puslitbangbun – Peneliti Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian, memiliki tugas dan fungsi untuk menghasilkan teknologi dan inovasi dalam rangka memberikan solusi terhadap permasalahan di bidang pertanian serta menyiapkan teknologi pertanian yang lebih efisien dan efektif. Hasil-hasil teknologi dan inovasi tersebut perlu didiseminasikan melalui berbagai media publikasi baik cetak maupun online agar bisa dimanfaatkan oleh para stakeholders.

Publikasi ilmiah merupakan salah satu perwujudan karya dan identitas dari seorang peneliti serta repesentasi produktivitas lembaga riset dalam rangka menghasilkan teknologi/inovasi yang harus dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Untuk meningkatkan kualitas publikasi dan menjaga eksistensi sebagai jurnal yang terakreditasi maka workhop untuk meningkatkan kapasitas pengelola publikasi dilakukan pada Kamis 5 Juli 2018, bertempat di Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun). Pengelola jurnal terdiri atas dewan editor dan redaksi pelaksana. Dalam pelaksanaannya pengelola jurnal dibantu oleh Mitra bestari, editor bahasa dan penerbit.

Workshop diikuti oleh pengelola publikasi lingkup Puslitbangbun (Jurnal Littri, Perspektif, warta dan infotek) dan Unit Pelaksana Teknis lingkup Puslitbangbun (Balittri, Balittro, Balittas dan Balit Palma) serta beberapa satker lingkup Balitbangtan (BBSDLP, BPATP, BB Biogen, BBP2TP, PSEKP dan BB Pasca Panen). Kepala Puslitbangbun yang diwakili oleh Kabid KSPHP, Ir. Jelfina C. Alouw, MSC, PhD menyampaikan bahwa pada tahun 2013, Indonesia masih berada pada peringkat ke-11 diantara negara-negara dikawasan Asia dari sisi kuantitas publikasi ilmiah terindeks scopus, kemudian masuk pada posisi kedua lingkup Asia pada tahun 2018 berdasarkan data dari Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti. Prestasi tersebut perlu dipertahankan bahkan ditingkatkan. Kuantitas publikasi harus berbanding lurus dengan kualitasnya. Diharapkan bahwa peserta workshop bisa menimba ilmu pengetahuan bahkan sharing pengalaman dengan lainnya.

Prof. Dr. Ir. Elna Karmawati, MS menyampaikan materi tentang etika publikasi ilmiah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari etika penelitian dan etika peneliti. Walaupun pengawasan terhadap pelanggaran etika dan plagiarism dilakukan oleh komisi etika, tetapi diharapkan kerjasama dari penulis itu sendiri dan pengelola publikasi untuk menghindari masalah tersebut. Strategi untuk menghindari dan mendeteksi pelanggaran kode etik dan plagiarism disampaikan dengan memberikan contoh-contoh kasus. Prof. Dr. Ir. Deciyanto Soetopo, MS memaparkan review perspektif sebagai salah satu publikasi ilmiah lingkup Puslitbang Perkebunan. Materi tentang copyediting baik teori maupun praktek kemudian disampaikan oleh Prof. Dr. Supriadi. Copyediting bertujuan untuk memastikan ide penulis dapat tertulis secara jelas dan mudah dimengerti. Teknis pengelolaan publikasi berbasis Open Journal System (OJS) dan pengelolaan referensi dipandu oleh Bursatriannyo, S.Komp., dan Herwindo Darmawan, S.Kom.

Semoga workshop ini bisa memberikan manfaat untuk memperlancar proses pengelolaan publikasi, mempertahankan status akreditasi dan meningkatkan kualitas publikasi ilmiah sebagai wahana untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian kepada masyarakat serta memberikan dampak bagi peningkatan produktivitas serta kejayaan pertanian Indonesia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *