Puslitbang Perkebunan Siapkan Strategi Penyediaan Benih Komoditas Unggulan

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – “Rencana Aksi Implementasi Pemanfaatan Inovasi dan Penyediaan Benih/Bibit Unggul” menjadi salah satu materi utama yang disampaikan dalam workshop yang digelar di Gedung Display, Pusat Penelitian Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbang Perkebunan), Rabu (13/1/2021). Dalam materi tersebut Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas), Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma), dan Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) menyampaikan strategi penyediaan benih untuk mendukung pengembangan komoditas unggulan perkebunan.

Strategi tersebut antara lain: a) Pembangunan kebun induk sumber benih, b) Pemanfaatan sarana dan prasarana di masing-masing Balit (IP2TP) dan UPBS, c) Pembangunan fasilitas pembenihan (rumah persemaian, pembibitan, d) Kerja sama dengan instansi Litbang di daerah (BPTP), Dinas, dan mitra penangkar benih di daerah, dan e) Sinergitas masing-masing stakeholder, melibatkan peran swasta, modernisasi produksi benih melalui teknik kultur jaringan.

Kelima strategi ini diharapkan mampu mengatasi kendala-kendala yang dihadapi balai penelitian lingkup Puslitbang Pekebunan. Meski memiliki komoditas unggulan yang berbeda-beda, secara umum keempat Balit lingkup Puslitbang Pekebunan tersebut memiliki kendala pada terbatasnya ketersediaan benih sumber dan anggaran pengembangan yang sering berubah.

Selain itu, beberapa komoditas unggulan memiliki kendala yang berbeda. Misalnya jahe merah yang baru bisa dikembangkan secara konvensional dan pengembangan SE kelapa yang membutuhkan waktu lama, yakni 17 bulan dari awal SE hingga siap diaklimatisasi. (Sudarsono/Tim web)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *