Puslitbang Perkebunan Perkuat Kerja Sama dengan Kabupaten Landak Kalbar

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Diseminasi teknologi bidang perkebunan ke masyarakat menjadi konsekuensi dari tugas dan fungsi Puslitbang Perkebunan, karena hal tersebut berkaitan erat dengan capaian pembangunan pertanian dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Diseminasi yang cepat, efektif dan menyebar luas selain akan memacu alih teknologi juga akan mampu memberikan pemberdayaan kepada pengguna dengan penerapan yang tepat. Untuk itu Puslitbang Perkebunan memiliki tanggungjawab besar untuk melakukan diseminasi terhadap terknologi yang telah dihasilkan terutama melalui bentuk kerja sama.

Pada tahun 2014 bulan Oktober bertempat di Bogor telah terjadi nota kesepahaman antara Pemerintah Daerah Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian tentang Pengembangan Pertanian Terpadu. Berdasarkan pasal 4 yaitu jangka waktu perjanjian berakhir pada bulan Oktober 2016 dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan para pihak.

Komunikasi dengan Kab. Landak sudah dilakukan sejak 2017. Sebagai tindak lanjut dari hasil diskusi tersebut, Bidang Kerja Sama dan Penelitian melakukan koordinasi tindak lanjut MoU dengan Pemda Kabupaten Landak terkait pengembangan komoditas, laret, kopi, kakao dan lada. Dalam tindak lanjut MoU tersebut, Puslitbang Perkebunan yang diwakili Kepala Bidang Kerjasama Penelitian Dr. Saefudin, melihat bahwa potensi pengembangan komoditas perkebunan di Kabupaten Landak sangat prosfektif, meningat ketersediaan lahan yang sangat luas dan permintaan ke depan cukup besar terutama komoditas kopi, kakao, lada dan karet. Pemda telah menyiapkan 25 hektar lahan untuk pengembangan karet dan pembangunan kebun induk empat komoditas tersebut sehingga mampu menyediakan kebutuhan benih berkualitas di masa mendatang.

Di tahun 2018 bentuk kerjasama akan difokuskan pada pengembangan 5 ha komoditas karet dan pembangunan kebun induk untuk empat komoditas dengan memaksimal 2-3 hektar lahan. Pihak Pemda telah menyiapkan anggaran untuk kegiatan tersebut melalui aktivitas bimbingan teknis dan penguatan kelembagaan perbenihan dan petani, tegas Kepala Bidang Produksi Komoditas Perkebunan Dinas Perkebunan dan Kehutanan saat berdiskusi 22 Maret 2018.

Selain ke Kabupaten Landak juga dilakukan koordinasi dengan BPTP Kalimantan Barat yaitu dengan Kepala BPTP dan peneliti sebagai penanggung jawabn kegiatan produksi benih lada dan karet dalam rangka mendiskusikan perkembangan produksi benih melalui APBN-P 2017. Harapanya dengan pertemuan tersebut mampu diciptakan sinergisitas untuk kelanjutan MoU dengan Pemda Kabupaten Landak terutama dalam bimbingan teknis dan penguatan kelembagaan perbenihan di masa mendatang. (sae/23/3/2018).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *