Puslitbang Perkebunan Bersinergi dengan Dua Fakultas Universitas Jember untuk Akselerasi Program Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbang Perkebunan) Ir. Syafaruddin, Ph.D., mengatakan bahwa dalam menjalankan tugas di tengah pandemi Covid-19 merupakan tantangan baru bagi dunia dan Indonesia khususnya yang menuntut individu, masyarakat dan negara untuk menyikapi dengan cermat dan cepat agar tidak memberikan dampak kerugian besar terutama terhadap perekonomian dan pembangunan. Hal ini disampaikanya dalam sambutan secara virtual pada acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Fakultas Teknologi Pertanian dan Fakultas Pertanian serta Webinar Universitas Jember. Acara penandatanganan dan Webinar ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Jember Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng. dan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Puslitbang Perkebunan serta Direktur Politeknik Negeri Jember Saiful Anwar, S.Tp, MP. (27/08/2020).

Lebih lanjut Syafaruddin dalam sambutannya mengatakan memiliki keyakinan dibalik peristiwa dan musibah ini memiliki hikmah besar, salah satunya adalah menutut setiap bangsa, masyarakat dan individu dituntut kreatif dalam memecahkan hambatan aktivitas dimasa Pandemi dengan memaksimalkan sumberdaya dan potensi yang ada. Puslitbang Perkebunan sebagai institusi penelitian dan pengembangan komoditas perkebunan di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian mendapat mandat penting dan strategis untuk mampu menghasilkan riset yang berkualitas tinggi untuk diadopsi yang mampu memberikan manfaat luas untuk masyarakat luas dan stakeholder baik dalam dan luar negeri. Salah satu bentuk pengembangan dan penyebarluasan teknologi tersebut adalah melalui jalur perluasan jaringan kerja sama, ujarnya.

Puslitbang Perkebunan memiliki empat Unit Pelaksana Teknis (UPT) eselon III yang memiliki mandat riset komoditas perkebunan yaitu: Balai Penelitian Tanaman Obat dan Rempah (Balittro) di Bogor, Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) di Sukabumi, Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma) di Manado, dan Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) di Malang. Keempat UPT tersebut menyambut dengan baik dan siap menjadi mitra kerja sama dalam bidang penelitian dan pengembangan komoditi perkebunan dalama rangka menyukseskan program Kampus Belajar Merdeka-Kampus Merdeka. Hal ini telah menjadi komitmen kami dan secara resmi kami sampaikan keseluruh mitra kerja sama dan calon mitra dalam setiap kesempatan, imbuh Syafaruddin.

Pada TA. 2019 Puslitbang Perkebunan telah memperluas kerja sama dengan berbagai pihak yaitu Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi, Swasta dan BUMN. Sebanyak 10 mitra kerja sama yang sudah melakukan perjanjian kerja sama yaitu : 6 Perguruan Tinggi, 1 Pemerintah Daerah, 2 Lembaga Riset/Puslit dan 1 BUMN. Selanjutnya pada 8 Juni 2020 yang lalu telah dilakukan rapat koordinasi sebagai tindak lanjut kerja sama dengan 10 mitra tersebut. Rakor bertujuan untuk mempertajam program dan kegiatan yang akan tertuang di dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) dengan mempertemukan Balai Penelitian komoditas dengan mitra kerja sama. Secara subtansional Rakor tersebut telah menghasilkan langkah-langkah strategis untuk merealisasikan kegiatan terutama dalam mendukung kegiatan-kegiatan akademis perguruan tinggi.

Data Sub Bidang Kerja Sama Puslitbang Perkebunan, menunjukkan bahwa pada TA. 2020 kembali memperluas kerja sama dengan dengan Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Yogyakarta, Instiper Yogyakarta, Politeknik Pembangunan Pertanian Kementan, Fakultas Pertanian Universitas Andalas dan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Kerja sama ini memiliki momentum yang tepat dalam mendukung kebijakan/program Kemendikbud yaitu Kampus Belajar Merdeka-Kampus Merdeka.

Penandatanaganan dilakukan secara online (27/08/2020) antara Puslitbang Perkebunan dengan Fakultas Teknologi Pertanian dan Fakultas Pertanian Universitas Jember yang dihadiri oleh sebanyak 500 peserta dari berbagai kalangan yaitu perguruan tinggi, pejabat struktural lingkup Puslitbang Perkebunan, peneliti, mahasiswa dan swasta. Kepala Puslitbang Perkebunan yang didampingi pejabat struktural yaitu Kepala Bidang Kerja Sama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian (KSPHP) dan Kepala Bidang Program dan Evaluasi (PE) menyambut dengan baik inisiasi kerja sama tersebut, dengan memaksimalkan seluruh potensi yang dimilliki terutama tugas dan fungsi Balai Penelitian lingkup Puslitbang Perkebunan dalam merealisasikan kegiatan-kegiatan kerja sama. Ketiga belah pihak berharap kerja sama tersebut mampu menciptakan sinergisitas dalam merealisasikan program dan kegiatan sebagaimana tertuang dalam ruang lingkup kerja sama.

Usai penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan Webinar dengan mengangkat tema: “Pengembangan Potensi Perkebunan di Jawa Timur dan Upaya Kerja Sama Kampus Merdeka-Merdeka Belajar”. Kepala Puslitbang Perkebunan menyampaikan paparan terkait Sinergisitas Pengembangan Teknologi Puslitbang Perkebunan dalam Mendukung Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Dalam uraiannya Syafaruddin menegaskan pentingnya program merdeka belajar-kampus merdeka, pentingnya dukungan Puslitbang Perkebunan, dukungan sarana dan prasarana dan inovasi teknologi Puslitbang Perkebunan dan memperkenalkan produk-produk unggulan yang dihasilkan Balai-Balai Penelitian. Diakhir Webinar, Rektor, Dekan dan peserta mengapresiasi dan menyambut dengan baik kerja sama dengan Puslitbang Perkebunan, dengan harapan mampu menjadi akselerasi dalam menyukseskan program-program belajar merdeka-kampus merdeka dan Tri Darma perguruan tinggi. (TIM-Web)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *