PT Natural Indococonut Organik Jajaki Kerjasama Pengembangan Kelapa dengan UPT Puslitbangbun

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Kelapa menjadi salah satu komoditas perkebunan yang makin dilirik baik oleh investor mancanegara maupun lokal. Pada Jumat 31/01/2020 Tim PT. Natural Indococonut Organik (PT NIKO) melakukan kunjungan ke salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puslitbangbun yaitu Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma) Balitbangtan Kementan di Manado untuk menindaklanjuti pertemuan yang sebelumnya dilakukan pada awal Januari 2020.

Diskusi diawali dengan penyajian inovasi teknologi dalam bentuk audiovisual profil Balit Palma serta pemaparan oleh Kepala Balai Dr. Ismail Maskromo. Hadir dalam pertemuan ini Kasie Jaslit Engelbert Manaroinsong, SP, M.Si, Kasie Yantek Ir. Jeanette Kumaunang, M.Sc, Prof. Hengky Novarianto, Prof. Meldy Hosang, Ir. Rindengan Barlina, MS, Ir. Elsje Tenda, M.Si, Ir. Miftahorrachman, Yulianus Matana, SP, M.Si serta para peneliti Balit Palma.

Mr. Olaf selaku Ketua Tim PT. Niko menyampaikan rencana perusahaan ini yang akan mengembangkan kelapa di bagian Timur Indonesia, yaitu Taliabu dan Tonelo. Nantinya produk yang akan dihasilkan berbasis air kelapa dan santan. Ada juga produk lain yang berpeluang untuk diproses, yaitu Medium Chain Triglycerida (MCT) atau Trigliserida Rantai Medium. Nilai jual MCT bahkan 6 kali lebih tinggi di antara produk olahan kelapa. Ini akan menjadi “the next generation of coconut products” demikian dituturkan oleh Mr. Olaf. Untuk mendukung rencana tersebut, Balit Palma telah menghasilkan sejumlah teknologi seperti varietas unggul dengan kadar minyak tinggi, jumlah air kelapa banyak dan manis.

Evaluasi telah dilakukan pada sejumlah koleksi kelapa yang ditanam di Kebun Percobaan Balit Palma, demikian dijelaskan oleh peneliti Pemulia Ir. Elsje Tenda, MS dan Meity Tulalo, SP, M.Si. Peneliti Pasca Panen Dr. Steivie Karouw menyampaikan bahwa khusus pengolahan MCT telah diteliti sampai tahap hidrolisis minyak kelapa. Masih ada 2 tahapan lagi, yaitu fraksinasi dan re-esterifikasi untuk mendapatkan MCT. Dalam waktu dekat, sebagai tindak lanjut akan dilakukan penandatanganan dokumen kerjasama sebagai dasar korporasi pengembangan kelapa antara Balit Palma, Balitbangtan dengan PT. Natural Indococonut Organik. Salam kelapa. Jayalah kelapa Indonesia.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Palma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *