Produksi Bioetanol Generasi II dari Biomassa Tebu

Inovasi BBN Inovasi BBN Inovasi Tebu Inovasi Teknologi Produk Inovasi

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Dewasa ini dunia menghadapi masalah serius penurunan cadangan energi. Keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) terjadi karena bahan baku fosil sudah mulai habis. Akibatnya pemerintah memangkas subsidi BBM dan melakukan penghematan energi serta berupaya mencari bahan bakar alternatif yang terbarukan seperti bietanol.

Bioetanol generasi kedua berbahan baku biomassa yang merupakan limbah hasil perkebunan, pertanian, dan kehutanan. Salah satunya adalah agroindustri tebu yang menyediakan biomassa berlimpah sebagai produk samping.

Limbah Tebu

Dalam industri pabrik gula, dihasilkan produk sampingan berupa padatan yaitu bagas tebu sebesar 30-40% dari setiap tebu yang diproses, gula yang termanfaatkan hanya 5%, sisanya berupa tetes tebu (molase), blotong, dan air. Di luar limbah pabrik itu, tanaman tebu menghasilkan limbah berupa daduk, daun klentekan, dan pucuk. Bagas tebu maupun daun klentekan, tebu merupakan sumber lignoselulosa yang dapat dikonversi menjadi bioetanol secara enzimatis.

Produksi Bioetanol

Secara garis besar dalam memproduksi bioetanol dari bahan lignoselulosa dibutuhkan enzim pendegradasi lignoselulosa yaitu enzim selulase, hemiselulase, dan lignase serta berbagai jenis khamir yang akan mengubah glukosa menjadi etanol. Enzim tersebut dapat diperoleh dari mikroorganisme yang tersedia berlimpah di alam. Melalui penerapan bioteknologi, dengan penggunaan mikroba sebagai penghasil enzim, diharapkan dapat mengurangi penggunaan bahan kimia yang cenderung menambah polusi di bumi. Secara keseluruhan teknologi ini bertujuan untuk mengurangi biaya produksi etanol dan untuk menghasilkan bioetanol generasi kedua dan bahan baku biomassa tebu, sehingga dapat meningkatkan daya saing agroindustri tebu dan menjamin pasokan energi masa depan yang berdaya saing dan berkelanjutan untuk sektor transportasi.

Download Brosur :perkebunan_bioetanoltebu-1.gif; perkebunan_bioetanoltebu-2.gif

Info terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *