Produksi Bibit Unggul Tebu Melalui Teknologi Kultur Jaringan

Aktifitas Puslitbangbun Inovasi Teknologi Produk Inovasi

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Produksi bibit unggul tebu melalui teknologi kultur jaringan” dilakukan dengan perbanyakan bibit tebu melalui kultur jaringan, dan proses aklimatisasi dan produksi bibit tebu di lapangan. Hal ini disampaikan oleh Drs. Deden Sukmadjaja, M.Si., wakil dari Puslitbang Perkebunan yang sekaligus menjadi narasumber dalam kunjungan peserta field trip penyegaran Tenaga Kontrak Pendamping (TKP) Tebu di KP Cibinong, Bogor.

Rombongan peserta field trip penyegaran Tenaga Kontrak Pendamping (TKP) Tebu Ditjenbun yang berjumlah 132 orang dipimpin oleh Ir. Husein Sulianti, Kasie Pemberdayaan tanaman semusim, Direktorat Tanaman Semusim, Ditjenbun. Dalam sambutannya mengatakan bahwa peserta TKP merupakan tenaga pendamping bagi petani tebu ataupun koperasi yang akan mengembangan tanaman tebu.

Perbanyakan tanaman tebu melalui kultur jaringan adalah teknik perbanyakan dengan cara mengisolasi bagian dari tanaman tebu berupa jaringan somatis (daun) atau meristematis (tunas apikal dan tunas aksilar) dalam media kultur yang aseptik pada rungan yang terkontrol, sehingga dapat tumbuh dan berkembang, berorganogenesis dan dapat beregenerasi menjadi tanaman. Sedangkan proses aklimatisasi merupakan proses penyesuaian pertumbuhan  tanaman hasil perbanyakan melalui kultur jaringan pada lingkungan luar (ex-vitro). lanjut Deden.

 

Gambar 1. Proses perbanyakan tebu melalui kultur jaringan

 

Gambar 2. Proses aklimatisasi bibit tebu hasil perbanyakan melalui kultur jaringan

 

Gambar 3. Tanaman G0 umur 2 bulan (kiri) dan budset G1 (kanan)

 

Gambar 4. Tanaman G1 umur 5 bulan (kiri) dan budset G2 (kanan)

 

Sejak tahun 2011, Puslitbang Perkebunan telah ikut berpartisipasi melakukan penelitian dan pengembangan perbanyakan tebu melalui teknologi kultur jaringan, Kegiatan ini guna mendukung penyediaan bibit bermutu dalam rangka program swasembada gula pada tahun 2014 yang dicanangkan oleh pemerintah.  Beberapa varietas unggul tebu seperti PS862, PS864, PS881, PS951, PSJT941, VMC7616, Bulu lawang, Kidang kencana, dan SS-57 telah dilakukan perbanyakannya melalui teknik kultur jaringan di laboratorium kultur jaringan, Unit Pengembangan Benih Unggul Pertanian, Badan Litbang Pertanian, yang dikoordinir oleh Puslitbang Perkebunan.

Setelah menyampaikan paparannya, narasumber mengajak rombongan peserta field trip TKP Tebu Ditjenbun untuk melihat-lihat pertanaman tebu di KP. Cibinong.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *