Produksi Benih Jahe Tumpangsari dengan Serai Dapur

Artikel Obat Berita Perkebunan

INFO PERKEBUNAN – Untuk melindungi dari serangan penyakit bercak daun dan penyakit utama lainnya, perbanyakan benih dapat dilakukan secara tumpangsari dengan serai dapur. Benih/ tunas tanpa rimpang ditanam di antara tanaman sereh dapur yang sudah berumur 1.5 sampai 2 bulan dengan menggunakan dua baris tanaman sereh dapur berjarak 120 cm antar barisan dan 80 cm dalam barisan. Barisan jahe ditanam di antara sereh dapur dengan jarak 40 cm antar barisan dan 80 cm dalam barisan.

Pola perbanyakan jahe dengan tunas tanpa rimpang dan pengendalian OPT dengan tanaman sereh dapur pada tanaman jahe ini bukan hanya dapat dimanfaatkan pada produksi benih sumber, akan tetapi akan sangat bermanfaat untuk penyelamatan koleksi plasma nutfah yang terus berkurang akibat serangan OPT utama pada jahe baik saat pertumbuhan di lapangan maupun pada rimpang-rimpang yang akan dijadikan benih yang jumlahnya terbatas untuk rejuvenasi kem-bali. Bagi petani teknik tersebut tidak hanya dapat mengefisienkan penggunaan benih, akan tetapi dapat juga meningkatkan pendapatan dan menyelamatkan pertumbuhan tanaman dari serangan OPT yang berdampak dapat meningkatkan produksi.

Selengkapnya Download fulltext: perkebunan_Info-Tekbun-9-4-2017.pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *