Potensi Pohon Induk Terpilih Kelapa Dalam Varietas Mastutin Asal Sumbawa, NTB

Artikel Kelapa

 

INFO PERKEBUNAN – Tim Peneliti Balit Palma telah melakukan observasi populasi Blok Penghasil Tinggi Kelapa Dalam varietas Mastutin di Desa Labuan Ma-pin, Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa dan di kebun Dinas Kehutanan dan perkebunan Sumbawa. Seleksi Pohon Induk Terpilih berdasarkan kriteria sebagai berikut; jumlah pelepah daun hijau >29 buah, tangkai tandan buah pendek, jumlah tandan buah >13 buah/pohon/tahun, jumlah buah >8 butir/tandan, tinggi 11 bekas daun <1 meter dan bentuk mah-kota daun bula seperti disajikan pada Gambar 1. Rata-rata po-hon induk terpilih menghasilkan 134 butir, daging buah per butir 491 g lebih tinggi dari Sri Lanka yaitu King coconut yang mempunyai produksi buah/pohon/tahun hanya 117 butir dan berat daging buah 343,3 g/butir atau 177,7 g/kopra/butir.

Hasil kerja Sama Balai Penetian Tanaman Palma dengan Dinas Perkebunan provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Adalah varietas lokal yang diberi nama Mastutin varietas ini mempunyai produktivitas kelapa yang sebanding dengan Kelapa Dalam unggulan telah dilepas oleh Menteri Pertanian seperti Kelapa Dalam Mapanget (DMT), Kelapa Dalam Palu (DPU), Kelapa Dalam Tengah (DTA), Kelapa Dalam Bali (DBI), Kelapa Dalam Sawarna (DSA), Kelapa Dalam Lubuk Pakam (DLP), Kelapa Dalam Banyuwangi (DBG) Kelapa Dalam Jepara (DJA), Kelapa Dalam Kima Atas (DKA) dan Kelapa Dalam Takome (DTE) dengan potensi produksi kelapa setara dengan 2,5 – 3,3 ton kopra/ha/tahun.

Kelapa Mastutin memiliki proporsi daging buah 491 g/butir, air kelapa 18,89% atau 410 g/butir sehingga hasil dagingnya bisa digunakan sebagai bahan baku industri minyak kelapa, gula kelapa, kopra, sabun, virgin coconut oil (VCO), tart kelapa, es kelapa, selai kelapa, sedangkan airnya diolah menjadi es kelapa dan nata de coco. Kelapa dalam Mastutin juga memiliki proporsi sabut sekitar 43,55%, sabut muda dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku alteratif untuk membuat pulp, bahan baku untuk pengisi jok mobil, jok kursi, kasur pegas dan filter air dan sebagai bahan baku untuk membuat bioethanol dan tempurung kelapa 14,9% atau 324 g/butir sehingga potensi produksi tempurung kelapa untuk diolah menjadi arang aktif sekitar 4,34 ton tempurung kelapa/ha/ tahun, air sehingga dapat menambah nilai pendapatan petani.

Download fulltext : Info Tekbun 10 (12) 2018

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *