Potensi genetik dan produksi 6 kultivar lokal tembakau di Kabupaten Tulung-Agung

Artikel Tembakau Berita Perkebunan Inovasi Teknologi Inovasi Tembakau

WARTA PERKEBUNAN – Kabupeten Tulungagung memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan tembakau. Hasil eksplorasi, seleksi, dan identifikasi menghasilkan 6 kul tivar yang potensial, yaitu Rejeb Arang, Gagang Ijo, Gagang Sidi, Gagang Jembrak, Rejeb Jae dan Sompok.

Tembakau Tulungagung makin digemari konsumen. Saat ini permintaannya sudah sampai pasar lelang Kabupaten Sumedang dan Malaysia. Tembakau Tulungagung digemari oleh komunitas perokok berat, karena rasanya yang berat (ampeg).
Potensi produksi tembakau lokal ini berkisar antara 643,3664 – 1221,82 kg/ha. Produksi tertinggi pada kultivar Rejeb Arang, sedangkan terendah pada kultivar Gagang Jembrak. Hal ini selaras dengan nilai indeks tanaman, dimana kultivar Rejeb Arang tertinggi, yaitu sebesar 74,99.

Sebagai tanaman perkebunan rakyat, tembakau ini perlu dikembangkan potensi genetiknya dengan memanfaatkannya sebagai bahan untuk menghasilkan kultivar yang lebih disenangi oleh konsumen.

Gambar. Pertanaman tembakau lokal kultivar Rejeb Arang di Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung. 2. Variasi genetik dari bentuk daun 6 kultivar lokal tembakau Tulungagung: a. Rejeb Arang, b. Gagang Ijo, c. Gagang Sidi, d. Gagang Jembrak, e. Rejeb Jae dan f. Sompok

Selengkapnya Download full text: perkebunan_WartaVol23No3-2017.pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *