Potensi Biomassa Limbah Kakao dan Kopi sebagai Sumber Energi Alternatif Biohidrogen

Inovasi Kakao Inovasi Kopi Inovasi Teknologi

INFO TEKNOLOGI – Limbah perkebunan kopi dan kakao dapat dikonversi menjadi glukosa. Untuk setiap pengolahan 100 kg buah kopi akan dihasilkan 15,95 kg (55%) biji kopi dan 13,05 kG (45%) kulit gelondong kering. Kulit gelondong kering terdiri dari kulit cangkang, lendir, dan kulit buah dengan perbandingan 11,9 : 4,9 : 28,7. Kandungan kulit gelondong kering terdiri atas 12,4% gula reduksi 2.02% gula non pereduksi, dan lendir kering kopi mengandung 30% gula pereduksi, 1&% selulosa. Sedangkan produksi limbahj padat kakao mencapai sekitar 605 dari total produksi buah, dan limbah kakao merupakan limbah yang mengandung 14,583% sellulosa, 4,315% lignin, dan 10,35% kadar air.

Limbah kopi dan kakao dapat dihidrolisis baik secara kimiawi maupun secara biologis untuk menghasilkan gula reduksi seperti glukosa dan xylosa. Glukosa dan xylosa yang diperoleh dari proses hidrolisis dapat difermentasi lebih lanjut untuk menghasilkan hidrogen. Mikrorganisme yang dapat menghasilkan biohidrogen adalah bakteri, antara lain bakteri anaerob, mikrobia fotosintetik dan non fotosintetik serta bakteri Cyanobacteria.

Selengkapnya donwload fulltext: perkebunan_infotekVol6-11-14-hal11.pdf

Info terkait : Infotek Perkebunan Vol. 6 No. 11, 2014

 

Berita Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *