Potensi andaliman sebagai sumber antioksidan dan antimikroba alami

Artikel Obat Berita Perkebunan

WARTA PERKEBUNAN – Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC) merupakan tumbuhan yang termasuk ke dalam famili Rutaceae. Di Indonesia, tumbuhan ini banyak ditemukan tumbuh liar di beberapa daerah Sumatera Utara, pada ketinggian 1.200 – 1.400 m dpl. Buahnya digunakan secara langsung sebagai bumbu pada masakan adat Batak Angkola dan Batak Mandailing.

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa buah andaliman memiliki aktivitas antioksidan dan antimikroba. Minyak atsiri dari buah andaliman terdiri dari beberapa senyawa terpen seperti geraniol, linalool, dan limonen, yang telah dilaporkan bersifat antioksidan. Selain itu, serbuk buah andaliman mampu menghambat pertumbuhan  Eschericia coli, Salmonella typhimurium, Bacillus cereus, Staphylococcus aureus, dan Pseudomonas fluorescens, sedangkan ekstrak heksan buah andaliman metode maserasi mampu menghambat pertumbuhan S. typhimurium, B. cereus, B. stearothermophilus, P. fluorescens, Aspergillus flavus, Penicillium, dan Fusarium.

Berdasarkan sifat antioksidan dan antimikrobanya menjadikan buah andaliman berpotensi sebagai bahan pengawet alami, menggantikan pengawet sintetik, yang telah diketahui membahayakan bagi kesehatan manusia.

Selengkapnya Download artikel : perkebunan_warta_15(2)2009.pdf {1269 KB}

Sumber gambar: https://www.google.co.id/search?newwindow=1&biw=1035&bih=910&q=tanaman+andaliman&tbm=isch&tbs=simg:CAQSsAEJuQTNvPZmjSsamwELELCMpwgaiAEKOggCEhTJIbwK0grRCp8UswiHILYhqxShFBogcEEJxQ_1-vnHkPCu9sEykoGo95AsXMWD8itgo9K4g4fsKSggDEhSNHuMV5RXLFsoW-xWOHtML5hXZCxowqf_15laLoaLSYN871gkHJruzJ06Oi_1N9N2yB1eHWjTndxKw7UEdeMvduMIoOVabs4DAsQjq7-CBoADCGd71tqlGBsLg&sa=X&ei=UnbAVL2hGKLSmAWU9YKQCg&ved=0CB0Qwg4oAA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *