Pertemuan Balitbangtan dengan USDA untuk Pengembangan Rempah

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Selasa, 26 Maret 2019, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melaksanakan pertemuan dengan United State Department of Agriculture (USDA) membahas tentang pengembangan rempah di Indonesia khususnya lada, vanili dan kayu manis. Perwakilan dari USDA bersama atase pertanian Kedubes Amerika, Garrett McDonald; dan Niru Pradhan dari International Program Specialist Food Assistance Division serta Titik R, staf Kedubes USA hadir dalam pertemuan dimaksud. Para tamu berdiskusi dengan Peneliti dari Balittro, Dr. Nurliani Bermawie dan Dr. Sukamto tentang teknologi dan hasil-hasil penelitian rempah yang telah dihasilkan oleh Balitbangtan. Hadir juga Kasubbid Kerjasama Puslitbang Perkebunan (Dr. Saefudin). .

USDA memiliki project FFPr (Food for Progress) untuk membantu Negara-negara berkembang di sektor pertanian khususnya peningkatan produksi, produktivitas, mutu, produk yang aman dan pemasaran produk pertanian melalui pelatihan petani. Pada tahun 2017, FFPr sudah mengimplementasikan program tersebut di Cota d’Ivoire, Ethiopia, Honduras, Laos, Sri Lanka, and West Africa (Senegal, Gambia, and Guinea-Bissau) pada beberapa sektor pertanian.

Untuk mendapat dana hibah tersebut, diperlukan proposal untuk dievaluasi. Proposal dan pelaksana kegiatan dilakukan oleh organisasi mitra yaitu non-government organizations (NGO) yang memiliki perwakilan di USA. Dana yang diberikan berkisar antara USD 10-12 juta US per lima tahun. USDA ingin agar NGO pelaksana dapat bekerja sama dengan Balitbangtan.

Sehubungan dengan peluang tersebut, Balitbangtan akan menindaklanjuti ke Biro KLN untuk mencari NGO yg sesuai dengan kriteria tersebut. Inisiasi kerjasama ini diharapkan dapat terealisasi dengan program yang nyata sehingga membuahkan hasil yang menguntungkan bagi antara kedua belah pihak. (Sae)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *