Persiapan Penyelenggaraan Konferensi Nasional Kelapa (KNK) IX di Manado

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Konferensi Nasional Kelapa (KNK) merupakan media yang digagas dan dikembangkan oleh seluruh komponen perkelapaan nasional. Sejak awal, para penggagas KNK memang sudah berkeinginan agar event ini diadakan setiap 4 (empat) tahun sekali di lokasi yang berbeda. Kementerian Pertanian, sebagai salah satu penggagas, telah “diberi mandat” untuk menginisiasi penyelenggaraan KNK tersebut. Bagi Kementerian Pertanian, event ini telah memberi banyak manfaat, terutama terkait dengan adanya informasi balik (feedback) dari pengguna teknologi, serta adanya peluang bagi kami untuk berkontribusi secara konkrit pada penetapan kebijakan perkelapaan nasional.

Setelah sukses menyelenggarakan KNK VIII di provinsi Jambi pada tahun 2014, KNK ke-9 direncanakan digelar di Manado pada bulan November 2018. Pertemuan para teknokrat, stakeholder kelapa dan pengambil kebijakan diharapkan dapat bertemu dan merumuskan langkah-langkah solusi permasalahan kelapa yang sedang dihadapi saat ini, dan mencari terobosan dalam meningkatkan kesejahteraan petani kelapa.

Pelaksanaan Kegiatan KNK 9 ini akan dirangkaikan dengan Seminar PERAGI (Persatuan Ilmu Agronomi Indonesia) akan dilaksanakan sehari penuh pada tanggal 16 November 2018, kemudian dilanjutkan dengan Festival Kelapa pada esok harinya di Kawasan Balit Palma Mapanget.

Rapat perdana persiapan KNK 9 sudah dilakukan di Balai Penelitian Tanaman Palma Manado (23/7/18). Selanjutnya dilakukan rapat koordinasi persiapan KNK ke-9 di Kantor Balitbangda provinsi Sulawesi Utara pada selasa (24/7/18). Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Balitbangda Sulut dr. Jemmy Lampus, Kepala Balit Palma Dr. Ismail Maskromo, Kabid Pengembangan Inovasi dan Teknologi Dr. Jemmy Tatuwo. Dr. Dedy Tooy dan Dr. Waney dari Cluster Kelapa Sulut, Ir. Harry Warouw dari APKI (Asosiasi Petani Kelapa) Sulut, Ir. Tony Yoseph dari BPTP Sulut, serta perwakilan dari Biro Ekonomi Pemprov dan Dinas Perkebunan Sulut. Hadir mendampingi Kepala Balit Palma peneliti senior Balit Palma Prof. Meldy Hosang dan Dr. Noli Bari.

Semua peserta Rakor setuju dengan jadwal pelaksanaan dan dan mendukung pelaksanaan kegiatan konferensi tersebut. Usulan dan saran untuk mensukseskan kegiatan di penghujung tahun 2018, mulai dari tema, susunan panitia, makalah kunci mendukung tema. pola seminar, penggalangan dana, pengaturan peserta, welcome dinner dll.

Rapat berikutnya akan dilakukan minggu pertama bulan Agustus, dilanjutkan pertemuan dengan pimpinan Daerah Sulut yang akan menjadi tuan rumah pelaksanaan konferensi ini serta koordinasi dengan panitia pusat yaitu Puslitbang Perkebunan dan Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian.

#JayalahPetaniKelapaIndonesia
#JayalahPertanianIndonesia

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Palma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *