Persiapan Pelepasan VUB Kayu Manis Ceylon

Artikel Rempah Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN – Indonesia mempunyai potensi besar untuk mengembangkan kayu manis, terutama untuk produksi minyak dan oleoresin disamping produk olahan lainnya. Untuk menunjang pengembangan kayu manis, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) akan segera melepas varietas unggul baru (VUB) kayumanis Ceylon (Cinnamomum zeylanicum blume). Varietas unggul baru kayumanis tersebut saat ini sedang tahap penelitian di kebun percobaan (KP) Laing, Solok, Sumatera Barat.

Kayu manis (Cinnamomum verum, sin. C. zeylanicum) adalah sejenis pohon penghasil rempah-rempah. Kayumanis termasuk ke dalam jenis rempah-rempah yang amat beraroma, manis, dan pedas.

Pada umumnya orang menggunakan rempah-rempah dalam makanan yang dibakar manis, dan anggur panas. Kayu manis juga secara tradisional dijadikan sebagai suplemen untuk berbagai penyakit, dengan dicampur madu, misalnya untuk pengobatan penyakit radang sendi, kulit, jantung, dan perut kembung.

Beberapa spesies kayu manis yang dijual di pasaran di antaranya:

  • Cinnamomum zeylanicum (True cinnamon, Sri Lanka cinnamon atau Ceylon cinnamon).
  • Cinnamomum burmannii (korintje, kasiavera, atau Indonesian cinnamon).
  • Cinnamomum loureiroi (Saigon cinnamon atau Vietnamese cinnamon).
  • Cinnamomum aromaticum (Cassia atau Chinese cinnamon).

Kegiatan penelitian yang telah untuk mendukung persiapan pelepasan VUB kayumanis seperti inventarisasi, karakterisasi dan evaluasi pada tanaman kayumanis.

Hasil penelitian inventarisasi dan karakterisasi pada tanaman kayumanis Ceylon di KP Laing Solok, Sumbar, diperoleh 35 nomor aksesi dengan variasi cukup luas. Bentuk daun ovalis/bulat telur sampai dengan oblong/bulat memanjang. Ukuran daunnya kecil, sedang dan besar. Bentuk buahnya bulat telur sampai dengan bulat panjang. Kulitnya tipis, sedang dan tebal.

Rendemen minyak daun tertinggi yaitu 3,52% pada aksesi Czl 29 dan terendah 1,02% pada aksesi Czl 16. Sedangkan rendemen minyak kulit batang tertinggi yaitu 1,29% juga pada aksesi Czl 29 dan terendah 0,27% pada aksesi Czl 35.

Hasil penelitian karakterisasi dan evaluasi pada tanaman kayumanis aksesi Czl 35 mempunyai pertumbuhan tanaman yang lebih baik dengan tinggi tanaman yang lebih tinggi (5,30m) dan lingkar batang yang lebih panjang (39 cm).

Sumber : Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Info terkait :

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *