Perjanjian Kerja Sama untuk Menghasilkan Inovasi dan SDM Handal di Bidang Perkebunan

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) di penghujung TA 2019 melebarkan jaringan kerja samanya dengan dengan Politeknik Negeri Jember (Polije). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan di Kampus Polije (11/11/2019) oleh Direktur Polije Saiful Anwar, S.TP., MP dan Kepala Puslitbangbun yang diwakili oleh Kepala Bidang Kerja Sama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian (KSPHP) Ir. Jelfina C Alouw, MSc, Ph.D. Kerja sama dengan perguruan tinggi sudah dilaksanakan sebelumnya dengan Fakultas Pertanian UNTIRTA Banten, Fakultas Teknik Industri Pertanian (FTIP) dan Fakultas Pertanian (FAPERTA) UNPAD Bandung, serta Fakulkas Pertanian Universita Islam Riau.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini merupakan penandatanganan ke 8 sepanjang TA 2019 dan selanjutnya pada akhir November 2019 akan dilakukan 2 penandatanganan kerja sama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan Fakultas Pertanian IPB University. Ruang lingkup kerja sama meliputi: (a) Penelitian dan pengembangan industri komoditas perkebunan; (b) Pendampingan dan penerapan hasil inovasi teknologi perkebunan; (c) Pelatihan dan pembimbingan mahasiswa; (d) Diseminasi inovasi teknologi perkebunan; dan (e) Pemberdayaan masyarakat di bidang perkebunan.

Dalam sambutannya, Direktur Polije yang diwakili oleh Wakil Direktur IV Bidang Kerja sama, Dr. Ir. N. Bambang Eko Sulistyono, M.Si, menyambut dengan baik perjanjian kerja sama tersebut terutama dalam upaya transformasi teknologi inovasi Puslitbangbun untuk peningkatan pengetahuan, penguasaan dan kualitas staf pengajar dan mahasiswa dalam bidang perkebunan. Selain itu, dukungan Puslitbangbun diharapkan dari sisi pemanfaatan sumberdaya peneliti, infrastruktur dan fasilitas lainnya secara optimal, tegas Bambang.

Ir. Jelfina C Alouw, Ph.D., yang mendapatkan mandat mewakili Kepala Puslitbangbun juga mengharapkan melalui kerja sama ini akan meningkatkan scientific recognition dari lembaga pendidikan terhadap teknologi dan inovasi Puslitbangbun, Balitbangtan, Kementaan. Puslitbangbun berkomitmen agar hasil-hasil penelitian dan pengembangan perkebunan dapat dimanfaatkan seluas-luasnya oleh para stakeholders, sehingga bisa mendongkrak impact recognition terhadap lembaga Litbang ini dalam upaya meningkatkan kesejahteraan, tandasnya.

Penandatanganan PKS, langsung ditindaklanjuti dengan kuliah umum oleh Ir. Jelfina C Alouw, Ph.D., di hadapan 120 mahasiswa jurusan produksi pertanian dan jurusan teknologi pertanian serta staf pengajar. Kuliah umum mengangkat tema tentang, “ Inovasi Teknologi Perkebunan di Era Revolusi Industri 4.0”. Dalam mengikuti kuliah umum, mahasiswa dan staf pengajar terlihat sangat antusias, hal tersebut terlihat dari perhatian serius mahasiswa selama 90 menit, serta banyaknya pertanyaan dan sharing mahasiswa terkait permasalahan sektor perkebunan dan gagasan pengembangannya ke depan, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan dunia dan kesiapan bersaing dengan negara-negara lainya.

Jelfina mengajak dan memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk bekerja keras dan memiliki mimpi-mimpi besar dalam mewujudkan kemajuan pembangunan pertanian ke depan khususnya sektor perkebunan. Mahasiswa Polije harus menjadi lulusan-lulusan terbaik dan mampu bekerja serta berkarya dimanapun serta mampu bersaing, imbuhnya. Jelfina juga menegaskan, mahasiswa selain memiliki hard skill (pengusaan di bidangnya), juga harus memiliki soft skill (kekuatan leadership, kreatifitas dan daya juang) dalam hidupnya. Karena pertarungan ke depan tidak hanya penguasaan ilmu dan pengetahuan namun juga sejauh mana kuat secara mental dan sikap dalam menghadapi berbagai perubahan lingkungan. Mahasiswa harus siap tempur dan menyiapkan sejak dini bekal untuk menghadapi masa depan, tegasnya.

Ke depan Puslitbangbun dan Polije akan melakukan sinergisitas dalam upaya merealisasikan kerja sama tersebut, terutama dalam menyiapkan lulusan yang berkualitas dan diperhitungkan oleh berbagai pihak. (Sae/11/11/2019)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *