Perjanjian Kerja Sama dan Upaya Penguatan Kapasitas dan Kapabilitas Pusat Unggulan Iptek

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Program Pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI) Kemenristekdikti bertujuan untuk menguatkan kapasitas dan kapabilitas lembaga litbang yang diarahkan untuk menjawab tantangan Indonesia ke masa depan. Selain menjawab tantangan, lembaga litbang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional. Saat ini sudah ada 45 lembaga litbang unggul dan 19 di antaranya sudah ditetapkan sebagai PUI.

Dalam upaya penguatan kapasitas dan kapabilitas tersebut, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) Balitbangtan, Kementan yang memiliki 4 Unit Pelaksana Teknis (UPT) sebagai lembaga penelitian yang salah satunya Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri), menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yaitu Pusat Penelitian Biotek melalui sinergi PUI Balittri.

Penandatangan PKS dilakukan di Kompleks Cibinong Science Center-Botanic Garden LIPI, Senin 22 Juli 2019 antara Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Ir. Syafaruddin, Ph.D dan Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI Prof. Dr. Enny Sudarmonowati. Pendantanganan dihadiri oleh plt Kapuslit Bioteknologi LIPI Dr. Puspita Lisdiyanti M.Agr.Chem., plt Kepala Balittri Dr. Ir. Wiratno, M.Env.Mgt, Koordinator PUI Biorefineri Terpadu Dr. Ade Andriani, Koordinator PUI Bioindustri Perkebunan Dr. Nur Ajijah, SP., MSi. serta penanggung jawab kegiatan riset Dr. Eng. Nanik Rahmani.

PKS dalam rangka membangun jejaring kerjasama riset dan sinergi antara PUI Bioindustri Perkebunan-Balittri dengan PUI Biorefineri Terpadu-Pusat Penelitian Bioteknologi terkait penelitian Produksi Enzim Pektinase menggunakan Limbah kakao.

Dalam sambutannya Ir. Syafaruddin, PhD., menyampaikan pentingnya membangun jejaring kerjasama yang luas dengan berbagai pihak dan sangat mendorong UPT-UPT lingkup Puslitbangbun untuk melakukan kerjasama dalam berbagai hal. Melalui kerjasama dapat dilakukan sharing penggunaan sumber daya, sehingga kapasitas dan kapabilitas institusi semakin meningkat yang pada akhirnya kinerja institusi juga dapat ditingkatkan.

Sementara Prof. Dr. Enny Sudarmonowati menyampaikan perlunya melebarkan jejaring kerja sama dan mencari sumber dana penelitian dari pihak ke-3 tidak hanya mengandalkan DIPA. Menurut Enny di luar negeri dana penelitian 70% dari pihak ketiga. Enny juga mendorong para peneliti untuk mau berkompetisi serta membuat proposal untuk menjaring dana penelitian.
Perjanjian Kerja Sama akan ditindaklnjuti dalam bentuk Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang selanjutnya secara teknis melibatkan Balittri (PUI) sebagai unit eselon III dengan unit Eselon III LIPI. Semoga penandatanganan PKS ini menjadi langkah awal untuk kerja sama yang lebih lanjut antara Puslitbangbun umumnya dan Balittri khususnya dengan LIPI. (sae24/7/2019)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *