Peran Puslitbang Perkebunan di Kawasan Food Estate di Kalimantan Tengah

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

Pengembangan Kawasan Food Estate seluas 10 ribu Ha di Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah, menghadirkan banyak teknologi modern dan Inovasi dari Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian. Salah satunya adalah komoditas unggulan perkebunan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.

Komoditas unggulan tersebut antara lain: Kelapa Genjah dari Balit Palma, Kopi Liberika dari Balittri dan aneka jenis tanaman empon-empon seperti jahe merah dan kunyit dari Balittro yang memiliki produktivitas tinggi dan mampu tumbuh di lahan rawa dengan budidaya serta pengolahan air yang tepat.

Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo telah menjelaskan bahwa di kawasan food estate ini akan dikembangkan berbagai jenis komoditas pertanian seperti tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, hingga peternakan. Seluruh komoditas tersebut merupakan komoditas unggulan yang memiliki produktivitas tinggi.

“Disini kita sudah menggunakan varietas unggul untuk meningkatkan produktivitas. Kita berharap jika mekanisasinya bagus, pemupukannya cukup, dan memperhatikan kondisi air, insya Allah produktivitasnya juga akan naik,” ujar Mentan saat acara kunjungan Presiden Republik Indonesia di kawasan food estate Kabupaten Pulang Pisau Kalteng (8/10).

Tahap awal rencananya kawasan Food Estate akan dikembangkan seluas 30 ribu Ha, tepatnya di Kabupaten Pulang Pisau seluas 10 ribu Ha dan Kabupaten Kapuas seluas 20 ribu Ha.

Kepala Puslitbang Perkebunan Ir. Syafaruddin, Ph. D menyampaikan, varietas unggul perkebunan yang ditanam di lahan food estate ini adalah hasil penelitian dan telah bersertifikat, sehingga para petani tidak perlu khawatir mengalami kesulitan dalam proses budidaya komoditas unggul tersebut.

“Sertifikasi pada setiap varietas unggul ini dilakukan satu persatu bukan secara general sehingga lebih terjamin kualitasnya, yang terpenting adalah perlu diperhatikan cara pembudiayaannya, harus tahu cara yang tepat agar hasilnya maksimal,” jelas Syafaruddin pada kegiatan Bimbingan Teknis Budidaya Komoditas Perkebunan Mendukung Program Food Estate di Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. (8/10)

Materi pada Kegiatan bimtek melibatkan beberapa pakar dari Balai Penelitian lingkup Puslitbang Perkebunan tersebut yaitu teknik budidaya tanaman perkebunan, dimulai dari perbenihan, perawatan, panen dan pasca panen.

Kapuslitbang perkebunan berharap semoga seluruh petani di kawasan food estate ini dapat menikmati hasil dari varietas unggul perkebunan yang mereka budidayakan hingga akhirnya juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Puslitbang Perkebunan bersama Balai Penelitian lingkupnya optimis mampu memberikan dukungan secara maksimal pada program pengembangan kawasan food estate dengan sinergi dan koordinasi antar pemangku kepentingan sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian dan Kepala Balitbangtan. (Anjas/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *