Penurunan Kadar Gula dan Bobot Tebu Akibat “Voos”

Artikel Tebu Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN – “Voos” terbentuk apabila tanaman tebu terlambat tebang sampai memasuki musim penghujan tahun berikutnya. Dimana tanaman tebu telah melewati fase masak fisiologis yang ditunjukkan dengan optimalnya jumlah sukrosa pada batang tebu. Tebu yang masak fisiologis tidak segera dipanen, setelah adanya air pada musim hujan maka fase vegetatif akan aktif kembali.

Untuk mendukung pertumbuhan vegetatif diperlukan sumber energi yang bersumber pada sukrosa yang tertimbun pada batang. Sehingga bahan pengisi batang berupa sukrosa ataupun jenis gula yang lain menjadi berkurang dan jaringan parenkim menjadi kosong terlihat seperti gabus atau sering disebut “Voos”.

Selain terlambat tebang, “Voos” juga akan terbentuk apabila tanaman tebu mengalami pembungaan atau memasuki fase generatif. Pembungaan pada tebu akan mengakibatkan terbentuknya “Voos” atau gabus pada batang, sehingga tanaman tebu mengalami kehilangan gula dan bobot.

Dari beberapa varietas tebu yang diamati menunjukkan pada batang tebu BL keberadaan “Voos” kurang terlihat. Batang tebu varietas BL terlihat masif meskipun terlambat tebang. Hal tersebut menunjukkan bahwa varietas-varietas tebu yang berkembang di masyarakat pada umumnya mengandung gen-gen “Voos” masih tinggi.

Untuk mendapatkan varietas tebu yang tidak memiliki “Voos” pada waktu terlambat tebang, maka diperlukan adanya persilangan yang intensif pada varietas-varietas tebu yang telah dilepas.

Persilangan dilakukan dengan tujuan untuk menghilangkan gen-gen “Voos”, sehingga persilangan tidak dilakukan dengan gelagah lagi. Di samping itu dapat dilakukan persilangan dengan tebu yang tidak mengandung gen-gen “Voos”, seperti varietas BL dan POJ 3016 yang memiliki sifat tidak mudah berbunga dan juga tidak terdapat “Voos” meskipun mengalami terlambat tebang. Sehingga didapatkan varietas unggul tebu baru dengan produktivitas gula dan bobot yang tinggi.

Selengkapnya… Kadar Gula dan Bobot Tebu Akibat “Voos”

Info terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *