Penjualan “DEHA-F” Hasil Inovasi Teknologi BALITTRO Meningkat Tajam 2019

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) bersama Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) melakukan pertemuan dalam rangka verifikasi lisensi produk DEHA-F (pencegah deman berdarah) dengan Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian (BPATP) dan PT. SOHO Global Health di Jakarta, 4 Februari 2020. Tujuan pertemuan adalah mereview produk DEHA-F BALITTRO yang diperdagangkan oleh PT. SOHO Global Health.

Dalam laporannya disampaikan bahwa penjualan produk kemasan untuk pencegahan Deman Berdarah “DEHA-F” ini mengalami kenaikan pada semester 1 2019. Hal ini dikarenakan berjangkitnya wabah demam berdarah (DB) di beberapa kota di Indonesia. Kenaikan penjualan tahun 2019 terlihat signifikan dibandingkan dua tahun sebelumnya. Pada dua tahun terakhir penjualan mencapai 31.523 box (2017) dan 20.153 box (2018), sementara pada tahun 2019 mencapai 47.451 box atau terjadi kenaikan lebih dari 135%. Rata-rata penjualan sepanjang tahun 2018 sebesar 1.679 box, dan pada tahun 2019, karena mewabahnya DB terjadi lonjakkan permintaan DEHA-F rata-rata per bulan pada semester I 2019 sebesar sebesar 6.148 box, namun turun pada semester II 2019 menjadi 1.760 box. Dengan demikian penjualan rata-rata dalam setahun sebesar 3.954 box. Penjualan produk DEHA-F sepanjang tahun 2019 telah menjangkau 23 kota dan kabupaten di Indonesia.

Tingkat penjulan DEHA-F sepanjang 2019 ditentukan oleh tujuh aspek penting dengan kontribusi masing-masing aspek yang berbeda-beda persentasenya, mulai dari: (1) Apotek Group, (2) Hospital, (3) Apotek Reguler, (4) Other, (5) PBF/Grosir, (6) SDD, dan (7) Sub Dist. Tujuh aspek tersebut memiliki pertumbuhan (growt) dari tahun 2018-2019, dimana secara umum pada tahun 2019 mengalmi pertumbuhan yang signifikan terutama penjualan tertinggi melalui other pertumbuhan sebesar 1.789 % (dari 4 menjadi 75), sementara untuk pertumbuhan terendah melalui sub dist yaitu sebesar 31% (dari 548 menjadi 720).

Dalam pertemuan tersebut juga telah disepakati beberapa point yakni : (1) Kerja sama PT.SOHO dan product DEHA-F (Balittro) diperpanjang dengan dilakukan perbaikan naskah dan penandatanganan baru di awal tahun 2020. (2) Perlu melakukan analisis paras/penjualan terutama belajar dari peningkatan omset di tahun 2019 dan bagaiman strategi penjualan di tahun 2020, sehingga ada peningkatan royalty. (3) Saat ini pihak Balittro telah menemukan dan melakukan uji laboratorium terkait formulasi baru yang mengarah pada peningkatan daya tahan tubuh dari product DEHA-F. Harapanya ada support dari PT. SOHO untuk menyelesaikan formulasi baru/tambahan tersebut. (4) Proses penjualan harus mempertimbangkan produk serupa (kompetitor) agar DEHA-F eksis dalam proses penjualan dengan menambah jangkauan pasar. (5) Pencantuman logo Agro Inovasi Balitbangtan agar dicantumkan pada produk di tahun 2020. (6) Laporan terkait progres penjualan perusahaan agar segera diselesaikan.

Untuk tahun 2020, belum diketahui dan prediksi trend atau kemungkinan wabah DB tersebut, apakah trendnya sama atau sebaliknya. Perlu dilakukan observasi teknis dan non teknis, karena hal tersebut terkait erat dengan target penjualan/omset di tahun 2020.

Sumber: Dr. Saefudin (Kasubbid Kerjasama Puslitbangbun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *