Pengujian Ketahanan Klon Tebu

Artikel Tebu Inovasi Tebu Inovasi Teknologi

INOVASI PERKEBUNAN – Pengujian ketahanan klon tebu terhadap penyakit streak mosaik merupakan salah satu kegiatan inovasi teknologi perkebunan, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan tahun anggaran 2011.

Streak mosaic adalah penyakit baru pada pertanaman tebu di Indonesia dengan tingkat sebaran yang cukup luas khususnya di Jawa. Penyakit ini disebabkan oleh Sugarcane streak mosaic virus (SCSMV).

Rekomendasi pengendaliannya masih terbatas pada penggunaan bibit sehat dan pembatasan penanaman varietas PS 864 yang berdasarkan pengamatan lapang terindikasi rentan. Penanaman varietas tahan merupakan cara pengendalian yang efektif, namun informasi tentang ketahanan varietas belum ada.

Pengujian ketahanan klon tebu terhadap penyakit streak mosaic telah dilakukan di Kebun Bugul, Kebun Percobaan P3GI di Pasuruan. Sebanyak 30 klon tebu yang terdiri dari varietas/klon unggul komersial, koleksi varietas yang dilepas/klon unggul non komersial dan klon harapan diuji ketahanannya terhadap SCSMV.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 klon yang diuji tidak ada yang terklasifikasi sangat tahan. Terdapat 6 klon terklasifikasi tahan, 11 klon terklasifikasi sedang, 8 klon terklasifikasi rentan dan 5 klon terklasifikasi sangat rentan. Klon yang tahan adalah PS 851, BL, GMP 1, VMC 76-16, PS 04-526 dan PS 06-181. Klon yang bereaksi sedang adalah PS 862, PS 882, PSBM 901, Kidang Kencana, Kentung, PS 951, PSCO 902, PS 92-750, VMC 73-229, PS 05-130 dan PS 06-155.

Klon rentan adalah PS 863, PS 865, PS 881, PS 921, PSJT 941, GMP 2, PS 05-317 dan PS 06-346. Klon sangat rentan adalah PS 92-752, PS 05-382, PS 06-156, PS 06-196 dan PS 06-326.

Gambar. Gejala penyakit streak mosaic pada daun (kiri), daun sehat (kanan).

 

Gambar. Hasil uji elektroforesis uji RT-PCR SCSMV dari beberapa klon yang diuji.

Keterangan :

  1. Ladder DNA ;
  2. Kontrol – ;
  3. Kontrol + (PS 864) ;
  4. PS 862 ;
  5. BL ;
  6. Kidang Kencana ;
  7. PS 881 ;
  8. Kentung.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *