Pendampingan Bagi Petugas Benih Lada dan Pala UPTD Sulbar

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian, melaksanakan pendampingan mengenai benih lada dan pala sampai dengan syarat sertifikasi (18-20/9/17). Pendampingan bagi petugas benih UPTD Balai Pengawasan Sertifikasi dan Pengujian Mutu Benih Perkebunan Sulawesi Barat ini dipimpin oleh Kepala UPTD Sulbar M. Arifin S.SP, MMA. Acara dibuka oleh Kepala Balittro Dr. Ir. Wiratno M.Env., Mgt. didampingi Kepala Jasa Penelitian Dra. Nur Maslahah M.Si.

Wiratno dalam sambutannya mengatakan saat ini fokus pemerintah bergeser dari pajale (padi, jagung, kedelai) ke komoditas perkebunan. Ini merupakan tantangan besar terpapar di depan kita yang perlu ditangani bersama mulai dari budidaya sampai dengan pasca panen, terutama pembibitan sebagai kuncinya. Khusus untuk lada kita memiliki produktifitas kecil yang butuh benih sehat dan baik.

M. Arifin S.SP, MMA., mengatakan datangnya bibit-bibit secara tak bertanggung jawab yang dapat merugikan masyarakat Sulbar, karena tidak diketahui secara jelas asal usul dan jenisnya. Awalnya masyarakat melakukan pembibitan secara swadaya, ketika aturan perbenihan muncul maka terjadi masalah dalam sertifikasi, pengawasan dan peredaran sumber-sumber benih tersebut. .

Banyaknya varietas dan jenis memerlukan suatu penilaian dan pemurnian kebun sumber benih. Hal ini untuk mengetahui secara benar benih unggul dan bibit benih yang telah dilepas untuk diperjual belikan secara legal sesuai dengan peraturan yang berlaku. Usaha yang bisa dilakukan yaitu dengan menetapkan kebun induk atau dengan membangun suatu kebun sumber bibit.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *