Rapim B Badan Litbang Pertanian: Capaian Kinerja 2012 dan Target 2013

Aktifitas Puslitbangbun

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Rapat Pimpinan (RAPIM) adalah salah satu agenda pertemuan tingkat eselon II yang rutin diadakan oleh Badan Litbang Pertanian untuk mengkoordinasikan hal-hal penting dan harus dilaksanakan oleh Puslit, Puslitbang, Balai Besar, Balai Penelitian dan UPT dibawah koordinasi Badan Litbang Pertanian. Rapim dilaksanakan di Ruang Display Puslitbang Perkebunan, Kampus Pertanian Cimanggu, Bogor tanggal 7 Januari 2013 yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. Haryono.

Pada kesempatan tersebut, Kabadan menyampaikan beberapa target yang harus dicapai serta langkah strategis untuk mensukseskan pembangunan pertanian Indonesia sampai tahun 2014 nanti. Target yang dimaksud, diantaranya adalah :

  1. Produksi untuk pencapaian swasembada dan swasembada berkelanjutan pada 5 komoditas utama ( padi (GKG), jagung (pipilan kering), kedelai (biji kering), gula (GKP) dan daging sapi.
  2. Diversifikasi konsumsi pangan menjadi 1,5 % perkapita /tahun untuk beras.
  3. Peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor.
  4. Peningkatan kesejahteraan petani.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Puslitbang Perkebunan, Dr. Muhammad Syakir, menyampaikan capaian kinerja yang merupakan output unggulan Pulitbang Perkebunan pada tahun 2012, sebagai berikut :

Varietas Unggul Dan Benih

  • ProduksiĀ  bibit tebu kultur jaringan produksi dan rendemen tinggi
  • Protokol perbanyakan bibit tebu kultur jaringan
  • Pelepasan varietas unggul tanaman perkebunan : (1) kelapa dalam, (2) cengkeh, (3) aren, (4) akar wangi, (5) wijen, (6) pinang, (7) purwoceng
  • Diversitas tetua hibrida kakao tahan VSD

Produk

  • Formula bio aditif untuk penghematan (20-30%) penggunaan BBM ,
  • Formula jamu ternak untuk meningkatkan fertilitas sapi jantan,
  • Formula jamu ternak untuk meningkatkan ketahanan ternak ayam
  • Herbisida nabati untuk perkebunan,
  • Dekomposer ligno limbah kelapa sawit (sudah dilisensi)

Teknologi Budidaya

  • Sistem integrasi tebu ternak dan usahatani tebu terpadu untuk menekan emisi gas rumah kaca dan meningkatkan pendapatan petani.
  • Pengelolaan lahan dan pupuk pada kelapa sawit lahan gambut untuk menakan emisi gas rumah kaca.
  • Pengelolaan hama terpadu pada kapas.

Sedangkan yang menjadi terobosan di 2013, adalah fokus pada kegiatan penelitian dan pengembangan mendukung pencapaian swasembada gula. (tim website)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *