Pemanfaatan Tanaman Sela di Antara Kelapa

Artikel Kelapa Berita Perkebunan

WARTA PERKEBUNAN – Lahan perkebunan kelapa pada umumnya membutuhkan areal yang luas dengan populasi rata-rata 150 pohon kelapa per ha, dan perakaran efektif berkisar dua meter dari pangkal batang, sehingga ada sekitar 80% areal lahan yang dapat dimanfaatkan untuk usaha tani. Untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan di areal tanaman kelapa perlu adanya demplot tanaman sela diantara kelapa yang mudah dikunjungi oleh pihak-pihak yang terkait.

Demplot tanaman sela di antara kelapa di kebun  Kantor Laboratorium Benih Lomboh, Nusa Tenggara Barat merupakan demplot percontohan pemanfaat lahan secara optimal yang dilakukan secara berkesinambungan atau terus menerus oleh petani setempat.

Pemanfaat lahan di areal tanaman kelapa dapat meningkatkan pendapatan petani dan kesuburan tanah, sehingga diharapkan produksi kelapa meningkat. Selain hal tersebut, dapat membantu pemerintah untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya petani.

Demplot pola tanam secara polikultur di areal perkebunan kelapa. Pada saat ini, terdapat tanaman kelapa Genjah dan Genjah Kopyor berumur kurang dari lima tahun di kebun UPTD BPTI, Laboratorium Benih, Puyung Lombok Tengah, NTB. Di areal tersebut telah dilaksanakan pola tanam polikultur antara kelapa persatuan luas per blok secara bergiliran dan terus menerus.

Tanaman sela dengan pola polikultur yang diusahakan secara terus menerus dan bergilir oleh petani berupa tanaman semusim yaitu tanaman palawija dan sayuran seperti jagung, kedelai, terong, ketimun, cabe rawit, lombok, tomat, kacang-kacangan. Demplot yang ada di UPTD BPTP Lombok dimaksudkan sebagai demplot percontohan pemanfaat lahan di areal perkebunan kelapa yang berkesinambungan.

Tanaman kelapa genjah dan genjah kopyor yang ditanam di demplot UPTD BPTP, Laboratorium Benih Lombok, NTB berasal dari Kebun Percobaan Balit Palma Manado yang ditanam sejak tahun 2012. Varietas kelapa yang ditanam sebanyak tujuh dengan jarak tanam 9,0 x 9,0 m (segiempat) yaitu: Genjah Kuning Kopyor (GKK), Genjah Coklat Kopyor (GCK), Genjah hijau kopyor (GHK), Genjah Salak (GSK), Genjah Raja (GRA), Genjah Kuning Bali (GKB) dan Genjah Kuning Nias (GKN).

Tanaman tahunan yang dapat dimanfatkan sebagai tanaman sela antara lain:  tanaman buah-buah, kayu manis, kopi, pala, panili, cengkeh, sedangkan tanaman semusim berupa tanaman sayuran, palawija, tanaman pangan, dan tanaman obat. Tananam sela ditanam di areal tanaman kelapa tergantung dari kondisi atau umur tanaman di lapangan.

 

Info terkait : Warta Puslitbangbun Vol. 21 No. 1, 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *