Pelatihan/Bimbingan Teknologi Budidaya dan Pengolahan Kemiri Sunan Sebagai Bioenergi

Artikel BBN Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN – Saat ini Indonesia menghadapi masalah energi nasional yang semakin nyata. Konsumsi energi semakin meningkat, sementara cadangan minyak bumi menyusut dan kemampuan produksi minyak nasional lebih rendah dari kebutuhan. Akibatnya, Indonesia mengalami defisit energi dan untuk mengatasinya dilakukan impor. Seandainya tidak ditemukan cadangan minyak bumi yang baru, maka cadangan minyak bumi di Indonesia diperkirakan hanya cukup atau akan habis sekitar 20 tahun. Kondisi ini akan menyebabkan krisis energi.

Salah satu upaya mengatasi masalah energi nasional adlaah melalui pengembangan sumber energi alternatif non fosil atau energi terbarukan (renewable), di antaranya adalah bahan bakar nabati (BBN) atau bioenergi. Pengembangan bioenergi sebagai sumber energi alternatif merupakan langkah yang sangat strategis. Salah satu tanaman potensial sebagai sumber bioenergi dan sekaligus berfungsi sebagai konservasi lahan adalah kemiri sunan (Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw). Bijinya mengandung 40-50% minyak untuk diolah menjadi biodiesel.

Dalam mendukung pengembangan bioenergi dan alih teknologi kepada stakeholder, baik petugas lapangan, praktisi, dan lain-lain, program pelatihan/bimbingan “Teknologi Budidaya dan Pengolahan Kemiri Sunan Sebagai Sumber Bioenergi” yang diselenggarakan oleh Puslitbang Perkebunan, hadir untuk membantu membantu stakeholder mengasah keterampilan mengelola kemiri sunan dari hulu sampai hilir.

Kontrak Person :

Dr. Iwa Mara Trisawa, HP: 081310852544

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *