Presiden SBY Kagumi Inovasi Teknologi Balitbangtan pada Geltek Penas XIV Malang

Aktifitas Puslitbangbun

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Pekan Nasional (Penas) XIV Petani dan Nelayan Tahun 2014 yang berlangsung di Desa Kedung Pedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, telah dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pada kesempatan kunjungan ke lokasi gelar teknologi (Geltek) setelah membuka PENAS, Presiden SBY yang didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan beberapa Menteri tampak antusias dan menyimak dengan serius setiap penjelasan yang disampaikan oleh infoguide saat berada di cluster Badan Litbang Pertanian.

Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian dalam PENAS XIV 2014 menampilkan inovasi teknologi yang dikelompokkan dalam beberapa cluster yaitu cluster tujuh komoditas unggulan (padi, kedelai, jagung, tebu, ternak,  cabai, dan bawang merah), cluster bioenergi  seperti kemiri sunan, sorgum,  ubi kayu, dan ubi jalar), cluster alsintan (indo jarwo transplanter, indo combine harvester), dan saung agro inovasi yang menampilkan produk-produk inovasi unggulan Badan Litbang Pertanian.

Saat memasuki cluster bioenergi, Presiden SBY dengan penuh perhatian menyimak penjelasan Dr. M. Syakir (Kepala Puslitbang Perkebunan) tentang mobil yang berbahan bakar biodiesel dari kemiri sunan yang diparkir di pintu gerbang cluster bioenergi.  Selanjutnya, saat memasuki lokasi pertanaman dalam cluster bioenergi, Presiden dapat melihat langsung dan mendapatkan penjelasan tentang tanaman kemiri sunan yang ditumpangsarikan dengan tanaman serai wangi, wijen, bunga matahari, dan kedelai.

Dr. M. Syakir (Kepala Puslitbang Perkebunan) memberi penjelasan kepada Presiden SBY beserta rombongan tentang mobil yang berbahan bakar biodiesel dari kemiri sunan (kiri), dan saat memasuki lokasi pertanaman dalam cluster bioenergi (kanan)

Kepala Puslitbang Perkebunan, memberikan penjelasan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono beserta rombongan tentang tumpangsari kemiri sunan dengan tanaman lain.

Cluster yang ditampilkan ini merepresentasikan upaya dalam mengatasi masalah energi nasional melalui pengembangan sumber energi alternatif non fosil atau energi terbarukan (renewable). Seperti diketahui, tingginya elastisitas energi secara nasional, yaitu tingginya perbandingan  antara tingkat pertumbuhan konsumsi energi dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi nasional, mengakibatkan beban nasional semakin berat sehingga memerlukan langkah-langkah strategis untuk mengatasinya. Pemerintah, di antaranya mendengungkan upaya pemanfaatan energi yang berasal dari tanaman.

Cluster inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian banyak dikunjungi oleh peserta PENAS yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Kegiatan ini menjadi media diseminasi langsung yang sangat bermanfaat. PENAS XIV Petani Nelayan Tahun 2014 yang berlangsung mulai 7-12 Juni 2014, merupakan wahana bagi para petani dan nelayan seluruh Indonesia untuk melakukan konsolidasi, pengembangan diri, tukar menukar informasi, apresiasi, kemitraan dan promosi hasil pertanian, perikanan dan kehutanan yang diselenggarakan secara teratur dan berkelanjutan.

Berita Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *