Pasca Transformasi Jabatan, Puslitbang Perkebunan Adakan Bimtek Bagi Fungsional Pranata Humas

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Penghujung tahun 2020, Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo melantik 1.277 transformasi jabatan struktural eselon III dan IV lingkup Kementerian Pertanian menjadi pejabat fungsional (30/12/20). Seratus enam puluh tujuh diantaranya adalah pejabat struktural lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), dimana 14 (empat belas) dari lingkup Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbang Perkebunan) bersama empat Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Pejabat struktural lingkup Puslitbang Perkebunan yang turut dilantik menjadi fungsional Pranata Humas adalah Kepala Bidang KSPHP menjadi Pranata Humas Madya, Kepala Subbidang PHP, dan Kasie Jasa Penelitian di UPT menjadi Pranata Humas Muda.

Agar mendapat gambaran bagi Pranata Humas dalam melaksanakan tugas dan memahami bagaimana mengumpulkan angka kredit, Puslitbang Perkebunan mengadakan Bimtek Kehumasan dengan tema “Strategi Diseminasi dan Pelayanan Informasi” pada Selasa, 16 Februari 2021. Bertempat di Gedung Display Puslitbang Perkebunan, Bimtek Kehumasan ini secara daring dan luring terbatas dari Balai Penelitian lingkup Puslitbang Perkebunan, Koordinator KSPHP, Sub Koordinator Kerjasama, dan Sub Koordinator PHP, serta pemangku jabatan Pranata Humas lingkup Balitbangtan.

Turut hadir melalui Zoom, Dekan dan Dosen dari Universitas mitra kerja sama Puslitbang Perkebunan. Di antaranya dari Instiper Yogyakarta, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Andalas, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Jember, Universitas Sebelas Maret, Universitas Tidar, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Lambung Mangkurat, Universias Sultan Agung Tirtayasa, Universitas Padjajaran, Universitas Islam Riau, Politeknik Negeri Jember, dan Institut Pertanian Bogor.

Selain mitra kerjasama, juga hadir ASN pranata humas dari Badan Kepegawaian Negara, KOMINFO, LKPP, Kemenkumham, Kemenristek/BRIN, Badan SDM Pertanian, Ditjenbun, Badan Karantina Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, Inspektorat Jenderal Kementan, Biro Humas dan IP, Ditjen PKH, BBPTUHPT Baturraden, BBIB Singosari, Polbangtan, Badan Tenaga Nuklir Nasional, Badan Litbang Kesehatan, Perpusnas, TVRI, Pemerintah Kota Semarang, BKKBN Provinsi Kepri, Politeknik ATI Makassar, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Negeri Semarang, Universitas Brawijaya. Total jumlah peserta yang hadir sebanyak 110 peserta.

Kegiatan Bimtek dibuka dengan sambutan dari Koordinator KSPHP, Dr. Tedy Dirhamsyah, S.P., MAB mewakili Kepala Puslitbang Perkebunan yang sedang mengikuti Rakortas Puslitbang Perkebunan. Setelah sambutan dan pembukaan, Tedy menyampaikan materi pertama berjudul “Strategi Diseminasi dan Pelayanan Informasi Puslitbang Perkebunan” dengan moderator Sub Koordinator PHP, Sudarsono, S.E.

Dalam paparannya disampaikan strategi pencapaian target melalui program aksi diseminasi dengan berbagai cara, seperti melalui publikasi elektronik dan cetak, pameran, promosi, demonstrasi, seminar, dan lain-lain. Sementara itu, monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan kepuasan masyarakat dan meningkatkan kualitas diseminasi selanjutnya, ujarnya.

Untuk mempercepat diseminasi dan pematangan teknologi, Puslitbang Perkebunan juga bekerja sama dengan berbagai pihak. Di tahun 2020, tercatat ada 14 naskah perjanjian yang telah ditandatangani, jauh melebihi target tahunan sebanyak empat naskah. Puslitbang Perkebunan pun masih menyambut baik pihak-pihak yang ingin bekerja sama ke depannya, imbuhnya.

Selain strategi diseminasi, Tedy juga memaparkan capaian-capaian yang telah diperoleh Puslitbang Perkebunan sebelumnya. Selama pandemi Covid-19, Puslitbang Perkebunan melalui Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) yang berkolaborasi dengan BB Pasca Panen dan BBLitvet menghasilkan produk unggulan berbasis eucalyptus dalam bentuk roll on, inhaler, dan kalung yang telah dikomersialisasikan dan dapat diperoleh dengan mudah di pasaran baik di Apotik, Toko Obat maupun secara on line.

Melalui Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri), Puslitbang Perkebunan juga menghasilkan produk hand sanitizer, handsoap, dan disinfektan untuk memenuhi permintaan masyarakat yang tinggi. Selain itu, masih banyak produk unggulan Puslitbang Perkebunan lainnya, seperti biodiesel, produk olahan kopi dan kakao, pupuk hayati, biopestisida, varietas unggul baru, dan lain-lain, tutup Tedy.

Materi kedua bertajuk “Strategi Mencapai Angka Kredit Pranata Humas: Pertama, Muda, dan Madya” yang disampaikan oleh Drh. Muhammad Arif Cahyono, M.Si., Koordinator Humas, Biro Humas dan Informasi Publik, Kementerian Pertanian. Arif memaparkan definisi dan tugas pokok Pranata Humas, penyesuaian dalam penyusunan uraian kegiatan jabatan fungsional, contoh kegiatan yang berpotensi mendapatkan angka kredit, serta hal-hal yang perlu diketahui pada proses penilaian.

Materi ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada Pranata Humas yang masih kebingungan dalam menyusun angka kredit, terutama bagi yang baru mengalami transformasi jabatan struktural ke fungsional Humas dan tidak memiliki latar belakang kehumasan. Meski demikian, Arif menekankan agar para Pranata Humas tidak sekadar melakukan kegiatan untuk mendapatkan angka kredit, tapi juga memperkuat diseminasi agar informasi-informasi penting bisa semakin disebarluaskan kepada masyarakat, tegasnya. (Sudarsono & Tim Web)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *