Partisipasi Puslitbang Perkebunan pada Forum Tahunan Pengembangan IPTEK dan Inovasi Nasional II tahun 2012

Aktifitas Puslitbangbun

Puslitbang Perkebunan mengikuti kegiatan Forum Tahunan Pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Inovasi (Iptekin) ke-2 Tahun 2012 yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Perkembangan Iptek–Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PAPIPTEK-LIPI) dengan tema “Inovasi Frugal : Tantangan dan Peluang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) serta Bisnis di Indonesia.

“Inovasi Frugal” merupakan serangkaian kegiatan disain rekayasa kreatif yang menghasilkan produk teknologi inovasi yang sangat murah (ultra-low-cost), kuat dan mudah digunakan yang memenuhi kebutuhan pasar dengan kemampuan ekonomi rendah.

Pengembangan kemampuan inovasi frugal perlu menjadi fokus perhatian iptek di Indonesia saat ini. Hal ini karena inovasi frugal merupakan serangkaian kegiatan desain rekayasa kreatif yang menghasilkan produk inovasi yang murah, kuat dan mudah digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar dengan ekonomi rendah. Inovasi frugal mengarah pada tiga dimensi pembangunan yang berkelanjutan yaitu environmental protection, economic development dan social equity.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menegristek), Gusti Muhammad Hatta mengatakan, forum ini akan menjadi ajang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan dan pemanfaatan produk/proses inovasi, terutama untuk inovasi frugal. Lebih lanjut, Menegristek mengatakan, Inovasi frugal yang lebih berorientasi pada upaya menyediakan teknologi secara ekonomi lebih terjangkau (affordable) bagi para pengguna teknologi dengan kapasitas finansial terbatas, dapat menjadi pilihan yang realitas bagi indonesia pada saat ini.

“Tantangan terbesar dalam mendorong inovasi frugal diyakini bukan terkait dengan kemampuan/kapasitas teknis para pengembang teknologi nasional, baik akdemisi di perguruan tinggi maupun para peneliti dan perekayasa di lembaga riset non-perguruan tinggi, tetapi sangat mungkin berkaitan dengan tatangan dalam mengintensifkan komunikasi dan interaksi antara pengembang dan pengguna teknologi, sehingga terbangun sinergi yang produktif dalam menyediakan teknologi yang relevan untuk mendorong pertumbuhan dan perluasan ekonomi nasional, ujar Gusti Muhammad Hatta.

Melalui forum ini diharapkan menjadi ajang dalam memfasilitasi dan menghimpun hasil penelitian, pengalaman atau praktek yang dilakukan pra peneliti, praktisi, serta pemerhati iptekin dari berbagai lembaga litbang, akademisi, LSM, industri media untuk bersama-sama urun rembuk serta membahas isu-isu tentang tantangan dan peluang membangun inovasi frugal sebagai salah satu opsi dalam mengembangkan kegiatan litbang dan bisnis di Indonesia serta merumuskan alternatif kabijakan iptek yang mendukung berkembangnya inovasi frugal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *