Pacu Pertumbuhan Ekonomi dan Masyarakat, Pemda Sumba Barat Daya Jalin Kerjasama dengan Puslitbangbun

Berita Perkebunan Highlight

BERITA PERKEBUNAN – Perhatian pemerintah terhadap sektor perkebunan sangat serius, mengingat kebutuhan pasar dunia terhadap komoditas perkebunan sangat tinggi seiring dengan pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan industri makanan dan minuman berbahan hasil perkebunan. Untuk memacu peningkatan kontribusi sektor pertanian terutama perkebunan perlu ditempuh langkah kongkrit oleh Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yaitu Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) dalam menghasilkan teknologi baru dan mendiseminasikan ke pengguna dalam jangkauan luas. Teknologi unggul tersebut harus mampu memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan komoditas perkebunan terutama di wilayah dan daerah potensial dan strategis secara geografis.

Bertepatan dengan Launching Inovasi Balitbangtan, bertema membumikan riset pertanian di Indonesia di Auditorium Sadikin Sumintawikarta Cimanggu Bogor, Kamis 22 Agustus 2019 dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur terkait Penelitian dan Pengembangan Perkebunan terutama komoditas Kopi, Kakao dan Tebu.

Sebelumnya telah dilakukan penjajakan kerja sama (6 Agustus 2019) di Puslitbangbun oleh Wakil Bupati SBD dan SKPD terkait. Pada pertemuan tersebut, telah menghasilkan beberapa kesepakatan dalam pengembangan komoditas perkebunan dalam upaya mendongkrak dan memacu pertumbuhan ekonomi dan kesejahtraan masyarakat di SBD. Pemda SBD memiliki harapan besar terhadap Puslitbang Perkebunan untuk dapat memberikan transformasi teknologi perkebunan sekaligus aspek teknis dan pendampingan. [Baca: SBD Hebat Dapat Terwujud Melalui Dukungan Teknologi Balitbangtan Dalam Pengembangan Komoditas Perkebunan]

Penandatangan PKS dilakukan langsung oleh Kepala Puslitbangbun Ir. Syafaruddin, Ph.D dan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan SDB Ir. Herman Gono Ate, M.Si. Dalam pernyataannya, Kepala Puslitbangbun berharap kerja sama ini dapat ditindaklanjuti segera dengan melakukan kunjungan lapang ke SBD untuk lebih teknis melihat kondisi agroekosistem dan sosial budaya masyarakat sebagai dasar pertimbangan penting dalam pemberian rekomendasi dan merealisasikan butir-butir penting dalam PKS. Secara teknis dan operasional, PKS akan ditindaklanjuti dalam bentuk Kerangka Acuan Kerja (KAK) dengan melibatkan Balai Penelitian terkait yakni Balittri dan Balittas.

Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry mendorong seluruh Unit Kerja (UK) untuk menghasilkan teknologi inovatif dan adaptif agar dapat memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesanggupan dalam memenuhi pasar dunia khususnya komoditas perkebunan. Untuk itu perlu dilakukan perluasan kerja sama dengan seluruh pihak terutama pemerintah daerah dan swasta.(Sae/Anjas.22-08-2019)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *