Optimalisasi Smartphone Mendukung Diseminasi Inovasi Balitbangtan

Aktifitas Puslitbangbun

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Teknologi komunikasi dalam wujud smartphone merupakan fenomena yang paling unik dan menarik dalam penggunaannya. Untuk mengoptimalisasikan smarthphone tersebut Balitbangtan mengadakan Workshop “Fotografi Menggunakan Handphone untuk Optimalisasi Media Sosial” di Balittri, Sukabumi (01/03/2017). Workshop diikuti oleh para pejabat Pranata Humas lingkup Badan Litbang Pertanian.

Workshop ini dilaksanakan untuk mendukung kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani. Program pemerintah tersebut harus diketahui khalayak serta hasil akhirnya dapat diadopsi oleh masyarakat khususnya petani, ujar Kepala Bidang Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian Puslitbangbun Dr. Nuning Argo Subekti dalam sambutannya pada pembukaan workshop.

Workshop dengan narasumber Parmadi Budiprasetyo, seorang Fotographer Profesional yang bersertifikat dari IIOO Digital/Photobooth Indonesia.

Dalam pemaparannya Parmadi memberikan Tips dan tricks dalam penggunaan smartphone diantaranya 1) selalu pastikan pengambilan gambar menggunakan setting kualitas tinggi; 2) Kamera yang memiliki angka megapixel lebih besar tidak selalu lebih bagus; 3) Gunakan selalu setting kualitas tertinggi untuk memaksimalkan penggunaan sensor kamera. Yang menentukan foto bagus tidaknya adalah pencahayaan dan elemen pembentuk gambar (warna, texture, komposisi, sudut pandang, bentuk, pola, dll).

Untuk memaksimalkan hasil foto dapat dibantu dengan pengaturan sumber cahaya, dengan memperhatikan datangnya sumber cahaya, sudut pengambilan dan ruang tajam (blur). Foto diluar ruangan perlu diperhatikan arah sumber datang cahaya, waktu mempengaruhi kualitas dan kuantitas cahaya (idealnya pagi dan sore hari atau siang hari saat mendung), siang terik memiliki cahaya yang terlalu keras dan bayangan yang kasar.

Pengambilan foto pada smartphone dapat menggunakan aplikasi Open Camera (capture object) dan Snapseed untuk mengedit foto. Mode Open camera ini memungkinkan menangkap objek dengan lebih jelas dan detail. Aplikasi open camera menghadirkan berbagai mode dan pengaturan khas lainnya seperti flash, focus, scene, color effects, white balance, Iso Exposure compensation, Exposure lock dan face detection. Open Camera aplikasi android ini cocok untuk yang gemar fotografi namun masih menggunakan smartphone.

Aplikasi Snapseed untuk mengedit sebuah foto menjadikan foto tampak menganggumkan. Ketika akan mengedit sebuah foto dari aplikasi Snapseed akan diberitahukan tool umum yang digunakan dalam snapseed ini, dibagi menjadi dua buah tool yaitu 1) tools yang akan digunakan secara manual; 2) tools yang sudah diotomatiskan dalam membuat filter.

Diharapkan materi yang diperoleh dalam workshop ini dapat diaplikasikan dalam kegiatan Diseminasi penyebaran informasi inovasi Balitbangtan melalui smartphone. (Efiana/Balittro)

Foto: Sambutan Kepala Bidang Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian Puslitbangbun Dr. Nuning Argo Subekti (kiri), Para peserta Workshop “Fotografi Menggunakan Handphone untuk Optimalisasi Media Sosial” (kanan)

 

Foto: Hasil foto melalui smartphone melalui aplikasi Open camera dan Snapseed.

 

Foto bersama Kabid KSPHP Puslitbangbun dengan para peserta Workshop “Fotografi Menggunakan Handphone untuk Optimalisasi Media Sosial”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *