Menteri Pertanian Launching Gerakan Diversifikasi Pangan Secara Nasional

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

Jakarta, Perkebunan – Negara kita tercinta memiliki potensi pangan lokal yang luar biasa besar dan bisa menjadi substitusi beras sebagai makanan pokok. Untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal, hari ini dicanangkan Gerakan Diversifikasi Pangan serentak secara Nasional, Ekspose UMKM Pangan Lokal dan Buah Nusantara tahun 2020 oleh Menteri Pertanian dan melibatkan Pemerintah Daerah di 34 Provinsi seluruh Indonesia di halaman gedung PIA Kementan, Jakarta (19/8/2).

Gerakan ini sekaligus mengajak masyarakat untuk mengubah pola konsumsi agar tidak tergantung pada satu komoditas saja. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk mengenal dan memahami manfaat pangan lokal yang sangat beragam dan sangat berpotensi dijadikan sumber karbohidrat non beras.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam sambutan dan arahannya saat menyapa para Kepala Daerah (Gubernur/Bupati) secara virtual, “Hari ini kami me-launching bersama Pencanangan Gerakan Diversifikasi Pangan serentak secara Nasional, Ekspose UMKM Pangan Lokal dan Buah Nusantara tahun 2020, mohon bantuan para Gubernur untuk kita sama-sama”, himbau Mentan.

Kita akan buat di luar negeri ada hari khusus Indonesia dengan mengundang secara gratis orang minum kopi, akan kami programkan tahun ini. Kegiatannya berupa pameran kecil sambil minum kopi di cafe-cafe yang ada di luar negeri sambil menampilkan beberapa produk kita yang bisa mereka beli. Tidak hanya itu, ubi kayu, mungkin saja orang Indonesia yang ada di Korea Selatan, Jepang, butuh ubi kayu, itu sudah menjadi solusi produk UMKM kita.

“Saya lihat tadi di pameran ada pangan lokal dari ubi, pisang, sagu, talas, kentang, kesemuanya saya kagum, rasanya enak, bervariasi”, ujarnya. Orang di luar negeri termasuk orang Indonesia yang berada di sana, tentu rindu makanan khasnya, dan kita bisa produk itu. Untuk itu diharapkan kerjasama yang baik dari para Gubernur, Kementan siap dihubungi kapan saja, imbuh Mentan.

Mentan berharap disaat-saat pandemi seperti ini kekompakan menjadi penting. Kesatuan emosional menghadapi tantangan adalah salah satu jalan keluar, kita tidak perlu mencari apa yang kurang, yang ada mari kita saling melengkapi dan harus bersedia bekerjasama, bergotong royong, dan ini adalah arahan Presiden kepada semua Menteri yang ada.

Selanjutnya Mentan melakukan dialog dengan para Gubernur dan Wakil Gubernur melalui virtual.

Dalam kunjungan ke stand pameran, Menteri Pertanian yang didampingi Kepala Badan Litbang Pertanian beserta pejabat eselon 1 dan 2 lingkup Kementan berkenan mengunjungi stand Badan Litbang Pertanian. Pada kesempatan ini Puslitbang Perkebunan menampilkan produk Hand Sanitizer yang langsung digunakan oleh pak Menteri. Disamping itu beliau juga mencicipi produk olahan Cokelat, serta melihat-lihat produk lain seperti Coconut brown sugar, secang dll. Mentan memberi arahan agar produk-produk ini dikelola dengan baik, begitu juga dengan mesinnya, kemasannya dan pemasarannya, supaya masyarakat mengetahui akan produk-produk yang dihasilkan Badan Litbang Kementerian Pertanian.

Dalam kegiatan ekspose pameran ini, Puslitbang Perkebunan bersama Balit menampilkan produk Handsanitizer dan produk minuman herbal (secang), serta produk olahan Cokelat dan Kopi disamping produk-produk pasca panen lainnya dari unit kerja lingkup Balitbangtan. (Bursatriannyo/Tim web)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *